BANDUNG –
**Borneonews**, Cianjur - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, telah mengamankan 14 orang pengunjung dari salah satu kafe di Cianjur pada tanggal 17 Agustus 2024. Mereka terbukti positif mengonsumsi narkoba jenis sabu, ganja, serta obat-obatan terlarang lainnya berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan. Menurut Kasat Narkoba Polres Cianjur, AKP Septian Pratama, tes urine ini merupakan bagian dari operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilakukan di sejumlah tempat hiburan malam dan kafe yang menyelenggarakan berbagai kegiatan, termasuk pementasan Disk Jokie (DJ). Dalam operasi tersebut, ratusan pengunjung kafe diperiksa barang bawaannya serta menjalani tes urine. Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 14 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba dan obat terlarang. Keempat belas orang yang terjaring dalam operasi itu akan diperiksa lebih lanjut di Polres Cianjur. Ini bertujuan untuk mengembangkan kasus, apakah mereka sekadar pemakai narkoba atau turut terlibat sebagai pengedar, serta untuk mengungkap jaringan pengedar yang menjual barang haram kepada para pemakai. Untuk meningkatkan penanganan peredaran narkoba, pihak Polres Cianjur akan mengerahkan anggotanya yang berkoordinasi dengan jajaran Polsek setempat. Ini dilakukan guna melakukan razia dan operasi di berbagai lokasi untuk memberantas peredaran narkoba dan obat terlarang di Cianjur. AKP Septian Pratama menyatakan, "Kita kembangkan kasusnya sampai dengan menangkap pengedar atau bandarnya, sehingga Cianjur terbebas dari peredaran narkoba dan obat terlarang." Pihak kepolisian juga mengharapkan dukungan masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba. Masyarakat diminta untuk melapor jika mengetahui adanya kegiatan yang mencurigakan di lingkungan mereka. Sejak lama, pihak kepolisian Cianjur menyatakan bahwa mereka sangat terbantu oleh laporan masyarakat, sehingga dapat menangkap pelaku dan pengedar narkoba serta obat terlarang. Kasus-kasus tersebut terus dikembangkan untuk memberikan efek jera kepada pelaku. "Demi menekan berbagai penyakit masyarakat di Cianjur, kami akan terus menggelar KRYD secara acak di sejumlah titik," tegasnya. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. ANTARA