JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menyoroti kurangnya kedisiplinan para pemainnya setelah timnya mengalami kekalahan dari PSIS Semarang pada pekan kedua Liga 1 Indonesia di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu. Menurutnya, gol yang dicetak oleh PSIS Semarang terjadi akibat kurang disiplinnya para pemain di lapangan. Milomir menjelaskan, "Kami kebobolan lewat corner kick karena pemain yang kurang disiplin. Kalau ingin sukses, maka kita harus selalu bermain dengan disiplin." Dalam pertandingan tersebut, gol PSIS Semarang yang membawa kekalahan 0-1 untuk Persis Solo berasal dari sepak pojok yang dieksekusi oleh Alfeandra Dewangga, yang tidak dapat diantisipasi oleh lini pertahanan Laskar Sambernyawa. Kekalahan ini menambah kekecewaan bagi Persis Solo, yang kini mengalami dua kekalahan beruntun, setelah pada pekan sebelumnya mereka kalah 0-3 dari PSM Makassar. Milomir mengungkapkan bahwa dua hasil negatif ini seharusnya menjadi pelajaran bagi timnya, dengan menyatakan bahwa kesalahan yang dilakukan pemain harus menjadi titik refleksi. Pelatih asal Bosnia-Herzegovina ini menambahkan bahwa selain kesalahan individu, timnya juga masih kesulitan dalam memaksimalkan peluang yang ada. "Kami kehilangan enam poin karena kesalahan individual. Kita memang kesulitan untuk menciptakan peluang. Dari 45 menit pertama, tidak ada peluang yang tercipta karena PSIS bermain rapi di lini belakang. Kami tidak mampu memaksimalkan peluang, dan ini adalah hal yang harus kami evaluasi," jelasnya. Menatap ke depan, Persis Solo memiliki ambisi untuk meraih poin perdana pada kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2024/25. Pada pekan ketiga, mereka akan bertandang ke markas Persija Jakarta pada Sabtu, 24 Agustus mendatang. Pelatih Milomir berharap anak-anak asuhnya dapat menunjukkan perbaikan dalam penampilan mereka dan mendapatkan hasil yang lebih baik. ANTARA