**Borneonews**, Jakarta - PSS Sleman menghadapi tantangan besar menjelang pertandingan melawan Persik Kediri pada pekan kedua Liga 1 Indonesia. Pertandingan ini akan dilangsungkan di Stadion Manahan, Solo, pada hari Senin, 19 Agustus 2024, pukul 15.30 WIB. Salah satu faktor penting dalam tim PSS Sleman adalah kehadiran gelandang asing mereka, Betinho, yang saat ini terancam absen.
Menurut informasi yang dikutip dari laman resmi klub, pelatih PSS Sleman, Wagner Lopes, menegaskan bahwa Betinho masih dalam proses pemulihan cedera yang didapatnya saat persiapan menyambut kompetisi musim ini. "Keinginan kami tim pelatih adalah agar ia siap dimainkan dalam pertandingan berikutnya menghadapi Persik Kediri. Namun, semua tergantung pada kesiapan dirinya dalam menjalani proses pemulihan, jelas Lopes.
Pelatih yang memiliki latar belakang Jepang berdarah Brasil itu juga menyatakan bahwa jika Betinho tidak dapat bermain, posisi yang ditinggalkannya akan diisi oleh pemain lain. Ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan dan kontribusi terhadap tim. Lopes meyakini bahwa PSS Sleman memiliki skuad yang solid dan semua pemain akan berupaya memberikan yang terbaik di lapangan meskipun tanpa kehadiran Betinho.
"Kita harus tetap fokus dan percaya diri meskipun ada pemain yang absen. Ini adalah bagian dari sepak bola, di mana cedera dan akumulasi kartu dapat memengaruhi tim. Kami harus beradaptasi dengan situasi ini dan mencari solusi lainnya. Ada pemain lain yang siap untuk mengisi posisi tersebut dan memberikan kontribusi terbaik kepada tim," tambahnya.
Dalam pertandingan melawan Persik Kediri, PSS Sleman berupaya untuk meraih poin pertama mereka di Liga 1 Indonesia musim ini, setelah pada pekan pertama mereka mengalami kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya. Dengan semangat juang yang tinggi dan disiplin dalam bermain, tim berharap dapat membawa pulang hasil positif dari laga ini.
ANTARA
PSS Sleman Hadapi Tantangan Tanpa Betinho Lawan Persik Kediri
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Komentar (0)
Memuat komentar…







