**Borneonews**, Tangerang - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Pilar Saga Ichsan, menyatakan bahwa prestasi yang diraih Band Anak Berkebutuhan Khusus (BABK) I'M Star yang baru saja menerima penghargaan dari Record Holders Republic (RHR) dan Museum Rekor Indonesia (MURI) dapat menjadi sumber inspirasi bagi anak-anak berkebutuhan khusus di seluruh Indonesia.
"Pencapaian ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak berkebutuhan khusus serta orang tua yang memiliki anak-anak dengan kebutuhan serupa. Jangan takut, jangan ragu. Maksimalkan potensi yang dimiliki, pasti mereka bisa mencapai sesuatu yang luar biasa," ucapnya setelah menyerahkan penghargaan dari RHR dan MURI kepada BABK I'M Star. Penghargaan ini diberikan karena anggota band tersebut berhasil memecahkan rekor dunia dengan penampilan full band selama dua jam tanpa henti dalam acara Car Free Day (CFD) di Bintaro pada hari Minggu.
Band I'M Star terdiri dari lima personel yang memiliki autisme, yaitu Andhityas Cintya Widianna sebagai bassist, Arianda Wiradipa Prabowo sebagai vokalis dan pemain saxophone, Made Dwara Abhysma sebagai keyboardist dan pemain saxophone, M Naufal Fawzie sebagai gitaris, dan Umran Zhafran Ibrahim sebagai drummer.
Pilar Saga juga menambahkan bahwa pemberian penghargaan di hadapan masyarakat adalah bentuk promosi dan pengenalan akan keberadaan BABK I'M Star yang telah mampu memecahkan rekor dunia. "Kita tahu bersama bahwa tepatnya kemarin, pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI, ada sejarah dan prestasi yang sangat membanggakan, bukan hanya untuk Tangsel, tetapi juga untuk Indonesia," ungkapnya.
Sebelumnya, BABK I'M Star dari Tangsel mencetak rekor dunia melalui penampilan yang dilakukan di Aula Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangsel pada Sabtu, 17 Agustus 2024. Purwacaraka, yang bertindak sebagai Juri Adjudicator Band, mengaku bahwa penampilan band I'M Star sangat layak mencetak sejarah dan rekor. Ia juga menyatakan bahwa lagu-lagu yang dibawakan oleh band tersebut sangat kompleks dan dianggap tidak mudah.
"Ini lagu-lagu yang dibawakan sangat tidak mudah. Saya mencatat dan ini luar biasa, jadi kalau saya sih Yes!" kata Purwacaraka dengan antusias. Keberhasilan BABK I'M Star menunjukkan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus dapat berprestasi dan memberikan inspirasi bagi banyak orang, membuktikan bahwa dengan dukungan yang tepat, mereka bisa mencapai hal-hal yang luar biasa.
ANTARA
Band I'M Star Raih Rekor Dunia dan Inspirasi Bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
ISPU Kapuas Melonjak dari 1.657 ke 2.406 dalam Sejam, Udara Berstatus Berbahaya
Imam/Fairuz Tempati Peringkat Keempat AVC Suma Open 2026
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Komentar (0)
Memuat komentar…







