BANTEN –
**Borneonews**, Serang - Forum Penyuluh Antikorupsi (Forpak) Provinsi Banten mengajak mahasiswa untuk menumbuhkan sikap antikorupsi dengan menanamkan nilai-nilai integritas. Ketua Forpak Banten, Ratu Syafitri Muhayati, dalam sebuah kegiatan sosialisasi di Serang, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan upaya pencegahan korupsi yang ditujukan khususnya untuk lingkungan perguruan tinggi guna mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Ratu Syafitri menekankan bahwa mereka sebagai penyuluh antikorupsi tidak hanya mengajarkan, melainkan mengajak semua pihak untuk menanamkan budaya antikorupsi dalam diri masing-masing. Implementasi pendidikan mengenai budaya antikorupsi, menurutnya, harus dimulai sedini mungkin, dimulai dari Tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga perguruan tinggi. Tujuannya adalah untuk menurunkan tingkat korupsi, meningkatkan efektivitas pencegahan dan pemberantasan korupsi, serta membangun integritas di berbagai sektor, termasuk pemerintahan, masyarakat, politik, dan swasta. Dalam kesempatan tersebut, Ratu Syafitri juga mengimbau mahasiswa di perguruan tinggi untuk aktif dalam menanamkan budaya antikorupsi. Ia menekankan pentingnya intervensi diri sebagai bentuk nyata dari implementasi budaya ini, baik di dalam kampus maupun dalam aktivitas sehari-hari di luar kampus. Mahasiswa diharapkan memiliki pola pikir ke depan yang tidak hanya fokus menyuarakan aspirasi terkait antikorupsi, tetapi juga berintegritas dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari. "Sikap antikorupsi ini harus kita tanamkan sejak dini," tutur Ratu Syafitri. Ia menambahkan bahwa beberapa perilaku dan sikap antikorupsi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Integritas individu dapat ditumbuhkan melalui sikap jujur, peduli, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, bekerja keras, sederhana, dan adil. Generasi milenial dan Z, yang merupakan calon pemimpin masa depan, dituntut untuk memahami berbagai hambatan pembangunan di Indonesia. Dengan begitu, menumbuhkan nilai-nilai integritas dalam diri mereka, serta memupuk sikap antikorupsi, akan mendukung keberhasilan pembangunan di masa mendatang. Ratu Syafitri mengungkapkan hal ini saat memberikan orientasi studi kepada mahasiswa baru di Universitas Terbuka Serang. ANTARA