**Borneonews**, Kuala Lumpur - Ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) turut meramaikan kegiatan Semarak Kemerdekaan Indonesia yang diselenggarakan oleh keluarga besar Muhammadiyah Malaysia. Kegiatan ini bertujuan untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia, Fauzi Fatkhur, menyatakan bahwa sekitar 400 orang dari keluarga besar Muhammadiyah Malaysia berpartisipasi dalam acara ini. Kegiatan Semarak Kemerdekaan dimulai dengan pelaksanaan upacara bendera yang berlangsung pada pukul 09.00 waktu Malaysia, atau 08.00 WIB.
Setelah upacara bendera, acara dilanjutkan dengan pentas seni yang digelar oleh sanggar bimbingan yang berada di bawah pengelolaan Muhammadiyah di Malaysia. Kegiatan ini diseminasi dalam berbagai perlombaan yang menyenangkan, seperti tarik tambang, bola voli, serta membuat rujak khusus untuk peserta pria. Bagi peserta perempuan, diadakan lomba memindahkan gelas kertas menggunakan balon, tarik tambang, dan sarung estafet. Sedangkan anak-anak juga bisa berpartisipasi dalam kompetisi seru seperti lomba makan kerupuk, mencari koin di tepung, dan memasukkan sedotan dalam botol.
Bendahara II PCIM Malaysia, Takhsis Ansori, menjelaskan bahwa Muhammadiyah Malaysia mengadakan kegiatan ini dengan dukungan dari 21 mahasiswa yang berasal dari Universitas Muhammadiyah di berbagai daerah di Indonesia. Para mahasiswa tersebut sedang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Malaysia dan berperan aktif dalam perhelatan ini.
Menurut Takhsis, hampir setiap tahun, pelaksanaan kegiatan guna memperingati hari kemerdekaan selalu mendapat bantuan dari mahasiswa KKN. Salah satu mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Farhan Dwi Rachmawan, mengungkapkan rasa senangnya melihat antusiasme peserta, termasuk anak-anak, dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Persiapan acara ini tergolong singkat, hanya berlangsung sekitar enam hingga tujuh hari. Dalam penyelenggaraannya, kegiatan ini juga melibatkan bantuan dari Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM), Pimpinan Ranting Istimewa Aisyiyah (PRIA), Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA), serta Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM). Kegiatan ini menjadi sebuah momentum penting bagi komunitas WNI di Malaysia untuk merayakan kemerdekaan tanah air sekaligus mempererat tali silaturahmi antar anggota.
ANTARA
Ratusan WNI Meriahkan Semarak Kemerdekaan di Malaysia
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemko Tidak Kewalahan Tangani Karhutla, Fokus Hadapi Kondisi di Lapangan
Penundaan TKA Kalteng jadi Kesempatan Perdalam Materi
Dana Bantuan Penanganan Karhutla Diharapkan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna
Gerindra Barito Timur Dorong Kader Perkuat Peran di Tengah Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Komentar (0)
Memuat komentar…







