BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengatakan bahwa Konsumsi Rumah Tangga Petani merupakan salah satu komponen yang menggambarkan nilai yang dibayar oleh petani.
"Dibanding bulan sebelumnya, IKRT Kalimantan Tengah pada Juli 2024 mengalami penurunan sebesar 0,63 persen dari 127,05 menjadi 126,25," kata Agnes pada Senin, 19 Agustus 2024.
Penurunan ini menurut Agnes disebabkan oleh turunnya indeks harga pengeluaran pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,09 persen.
"Lalu penurunan juga terjadi pada kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,02 persen," katanya.
Meski demikian secara tahun ke tahun, kata Agnes lagi, IKRT mengalami peningkatan sebesar 3,71 persen.
--page
Peningkatan ini, lanjut Agnes, utamanya didorong oleh peningkatan pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 4,71 persen, kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 4,66 persen, kelompok kesehatan sebesar 2,95 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,60 persen, kelompok pakaian dan alas kaki 2,56 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,14 persen. (TESTI PRISCILLA/j)









