**Borneonews - Jakarta**, Harga komoditas pangan mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat bahwa harga bawang putih naik Rp3.740 menjadi Rp43.430 per kilogram, sedangkan harga cabai rawit merah meningkat menjadi Rp62.780 per kilogram pada tanggal 19 Agustus 2024.
Data terbaru dari Panel Harga Bapanas, yang dirilis pada pukul 07.20 WIB, menunjukkan bahwa harga pangan di tingkat pengecer nasional masih mengalami variasi. Misalnya, harga beras premium tercatat naik tipis sebesar 1,03 persen, yaitu Rp160, sehingga menjadi Rp15.710 per kilogram. Di sisi lain, harga beras medium mengalami penurunan sebesar 1,32 persen, atau Rp180, dan kini berada di angka Rp13.410 per kilogram. Sementara itu, beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog mengalami kenaikan moderat sebesar 0,87 persen, yakni Rp110, membawanya ke harga Rp12.710 per kilogram.
Dalam kategori bawang-bawangan, harga bawang merah tercatat naik hingga 10 persen atau Rp2.560 menjadi Rp28.170 per kilogram. Bawang putih jenis bonggol juga menunjukkan tren kenaikan yang signifikan dengan kenaikan hingga 9,42 persen, mencapai Rp43.430 per kilogram.
Cabai merah keriting pun mencatatkan peningkatan harga sebesar 5,01 persen, yaitu Rp2.240, sehingga harganya saat ini adalah Rp46.910 per kilogram. Cabai rawit merah juga mengalami kenaikan harga sebesar 2,95 persen atau Rp1.800, sehingga mencapai Rp62.780 per kilogram.
Di segmen daging, harga daging sapi murni menunjukkan penurunan sebesar 3,15 persen, yang setara dengan Rp4.250, menjadi Rp130.830 per kilogram. Namun, daging ayam ras justru mengalami kenaikan harga sebesar 5,94 persen, yakni Rp2.080, menjadikannya Rp37.070 per kilogram. Selain itu, telur ayam ras juga meningkat 1,39 persen atau Rp400 menjadi Rp29.120 per kilogram.
Kedelai biji kering (impor) mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, yaitu 7,98 persen atau Rp950, sehingga harganya menjadi Rp12.850 per kilogram. Sementara gula konsumsi juga naik sebesar 3,18 persen, setara Rp570, yang membuatnya kini berharga Rp18.510 per kilogram.
Minyak goreng kemasan sederhana mengalami peningkatan harga sebesar 3,77 persen atau Rp680, menjadikannya Rp18.700 per kilogram. Namun, harga minyak goreng curah mengalami penurunan sebesar 1,30 persen atau Rp210, sehingga menjadi Rp15.890 per kilogram.
Selain itu, harga tepung terigu curah naik 3,99 persen menjadi Rp10.680 per kilogram, sedangkan tepung terigu non curah meningkat 5,04 persen atau Rp670, sehingga mencapai Rp13.970 per kilogram. Dalam sektor pertanian, harga jagung di tingkat peternak juga mengalami kenaikan sebesar 7,29 persen atau Rp420, menjadikannya Rp6.180 per kilogram.
Harga garam halus beryodium juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan, yaitu sebesar 11,99 persen atau Rp1.380, sehingga kini harganya mencapai Rp12.890 per kilogram.
Di sektor perikanan, harga ikan kembung naik tipis 0,94 persen atau Rp350 menjadi Rp37.590 per kilogram. Sedangkan harga ikan tongkol mencatatkan peningkatan hingga 11,57 persen atau Rp3.630, sehingga harganya kini adalah Rp35.010 per kilogram. Harga ikan bandeng juga mengalami kenaikan signifikan, mencapai 12,72 persen atau Rp4.160 menjadi Rp36.860 per kilogram.
ANTARA
Kenaikan Harga Pangan Terbaru, Bawang Putih dan Cabai Melonjak
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







