**Borneonews - Kupang**, Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan penyesalannya atas tindakan yang dilakukan oleh beberapa kapal wisata yang membuang limbah ke perairan Kawasan Taman Nasional Komodo, yang terletak di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Kejadian ini menjadi perhatian mengingat pentingnya menjaga ekosistem kawasan tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata NTT, Noldy Pellokila, mengungkapkan perasaan kecewa terkait insiden ini. Ia menegaskan pentingnya koordinasi dengan pihak Balai Taman Nasional Komodo untuk membahas lebih lanjut mengenai masalah yang muncul. "Kami sangat menyesalkan bahwa hal ini dapat terjadi," ujarnya saat ditemui di Kupang, pada hari Senin.
Noldy menginformasikan bahwa dirinya masih perlu mencari informasi lebih lanjut mengenai isu tersebut. Pasalnya, pengelolaan kawasan Taman Nasional Komodo sepenuhnya berada di bawah wewenang Balai Taman Nasional. Dengan demikian, semua penerimaan dari kegiatan di kawasan tersebut juga menjadi bagian dari pendapatan dan tanggung jawab Balai Taman Nasional Komodo.
"Namun, kami telah meminta data terkait untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai masalah ini, mengingat Labuan Bajo adalah bagian dari wilayah NTT," tambah Noldy.
Di sisi lain, Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Hendrikus Rani Siga, menyerukan kepada semua pihak agar menjaga dan melestarikan Taman Nasional Komodo. Kawasan ini memiliki tiga status internasional, yaitu sebagai warisan alam dunia, cagar biosfer, dan satu dari tujuh keajaiban dunia. Dalam konteks ini, ia mengimbau pelaku pariwisata serta wisatawan untuk mematuhi peraturan yang berlaku demi konservasi kawasan.
Ia mengingatkan agar pengunjung tidak menerbangkan *drone* di lokasi-lokasi terlarang, serta tidak membuang limbah kapal maupun jangkar secara sembarangan. "Saat ini telah tersedia 24 *mooring buoy* yang fungsional, dan kebutuhan akan mooring buoy yang lebih banyak sangat mendesak. Kami mengimbau agar jangkar tidak dibuang di terumbu karang, melainkan di tempat berpasir seperti yang kami sarankan," ujarnya.
Tindakan preventif dari semua pihak sangat diharapkan untuk memastikan kelestarian ekosistem dan keindahan alam di Taman Nasional Komodo tetap terjaga.
ANTARA
Pemprov NTT Menyesalkan Limbah Kapal Wisata di TN Komodo
Bagikan:

KUPANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Chelsea Dipermalukan Tottenham Hotspur 0-2 di Stamford Bridge
Ubed ke Final French Open setelah Tundukkan Lanier
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







