**Borneonews - Jakarta**, Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, yang akrab disapa Didit, mengindikasikan bahwa secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedang mengalami pembentukan pola *wave* (b) dari *wave* 2 dalam skema *running flat*.
Didit menjelaskan bahwa IHSG berpotensi akan mengalami koreksi dalam kisaran 7.027 hingga 7.218. Jika IHSG berhasil menembus level 7.460, maka target selanjutnya akan berada pada level antara 7.513 sampai dengan 7.654, dengan level *support* di angka 7.207 atau 7.126 serta level *resistance* di angka 7.460 atau 7.514.
Dalam laporan MNC Sekuritas Daily Scope Wave yang diterbitkan pada hari Senin ini, terdapat sejumlah rekomendasi saham yang menarik untuk diperhatikan pada perdagangan hari ini, Senin (19/08).
Saham pertama yang menjadi perhatian adalah PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), yang menunjukkan penguatan sebesar 0,46 persen menjadi 2.190 dengan disertai peningkatan volume pembelian. Didit memperkirakan bahwa posisi AUTO saat ini berada di awal *wave* v dari *wave* i dari *wave* (iii), sehingga saham ini masih memiliki kesempatan untuk terus menguat.
Rekomendasi untuk AUTO ialah *Buy on Weakness*, dengan target harga antara 2.270 sampai 2.410 dan *stoploss* di bawah 2.100.
Selanjutnya, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menunjukkan penguatan 0,86 persen ke level 8.750 dengan volume pembelian yang meningkat. Namun, penguatan BREN masih terhambat oleh MA60. Didit memprediksi bahwa posisi saat ini merupakan bagian dari *wave* (iii) dari *wave* [c], sehingga penguatan BREN berpeluang untuk berlanjut.
Rekomendasi untuk BREN juga adalah *Buy on Weakness*, menargetkan harga antara 9.175 hingga 9.600, dengan *stoploss* di bawah 8.125.
Berlanjut ke PT Indah Kiat Pulp & Paper Corp Tbk (INKP), saham ini juga mengalami peningkatan sebesar 0,91 persen ke level 8.350, disertai dengan volume pembelian yang baik. Diperkirakan, posisi INKP saat ini berada pada awal *wave* v dari *wave* (i) dari *wave* [c], yang memberikan peluang bagi INKP untuk melanjutkan penguatannya.
Rekomendasi untuk INKP adalah *Speculation Buy*, dengan target harga 8.450 hingga 8.600 dan *stoploss* di bawah 8.250.
Saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mengalami kenaikan 1 persen menjadi 4.050, juga dengan volume pembelian yang signifikan. Saat ini, SMGR diperkirakan berada dalam fase *wave* i dari *wave* (c) dan diprediksi akan mengalami koreksi terlebih dahulu.
Untuk SMGR, rekomendasi yang diberikan adalah *Buy on Weakness*, dengan target harga berada di kisaran 4.170 hingga 4.320 dan *stoploss* di bawah 3.740.
Dalam perdagangan terakhir yang berlangsung pada hari Jumat (16/08) minggu lalu, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih senilai Rp770,25 miliar di seluruh pasar, dengan nilai mencapai Rp811,02 miliar di pasar reguler. Sebaliknya, mereka juga melakukan penjualan bersih sebesar Rp40,77 miliar di pasar negosiasi dan pasar tunai.
ANTARA
Rekomendasi Saham Terbaik Hari Ini, Analisis IHSG dan Target Harga
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Komentar (0)
Memuat komentar…







