JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Harian Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Dasco Ahmad, mengantar sejumlah rekan yang akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta pada hari Senin. Proses pelantikan ini mencakup berbagai jabatan baik menteri maupun kepala badan yang vital bagi pemerintahan. Dasco menyampaikan bahwa reshuffle kabinet yang dilakukan bertujuan untuk memfasilitasi transisi pemerintahan. Ia menekankan pentingnya penyelarasan berbagai aspek agar pemerintahan baru dapat berfungsi dengan optimal. "Banyak hal yang perlu disinkronisasi; oleh karena itu, kami mendorong untuk mempercepat proses agar sinkronisasi bisa berjalan lancar," ujar Dasco. Mengenai penunjukan Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Dasco berpendapat bahwa posisi tambahan ini diperlukan mengingat cakupan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang sangat luas. "Kementerian Kominfo memiliki beberapa direktorat jenderal di bawahnya, sehingga kami merasa perlu menambah wakil menteri untuk memastikan semua fungsi dapat berjalan dengan efektif," tambahnya. Menanggapi kritik terkait pelaksanaan reshuffle dalam dua bulan terakhir yang dianggap tidak efektif, Dasco menjelaskan bahwa perubahan yang dilakukan lebih fokus pada posisi-posisi strategis yang memang dibutuhkan untuk menyelaraskan operasi pemerintahan baru. "Perubahan dalam dua bulan terakhir memang ditujukan pada tempat-tempat yang sangat vital agar pemerintahan baru bisa beroperasi lebih efisien," katanya lebih lanjut. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dijadwalkan untuk melantik sejumlah menteri dan kepala badan di Istana Negara, Jakarta pada hari ini. "Hari ini, Senin, 19 Agustus 2024, pukul 09.30 WIB, Bapak Presiden akan melantik beberapa Menteri, Wakil Menteri, dan Kepala Badan di Istana Negara," terang Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, melalui pesan singkat. Ari juga menyebutkan bahwa menteri dan kepala badan yang akan dilantik termasuk posisi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Investasi, Wakil Menteri Kominfo, serta Kepala Badan Gizi Nasional dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan. Mengenai siapa saja yang akan diangkat, Ari meminta para wartawan untuk menunggu hingga pelantikan resmi berlangsung. Sebelumnya, ada kabar yang beredar di kalangan wartawan mengenai rencana perombakan kabinet yang akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Salah satu menteri yang disebut-sebut akan diganti, yaitu Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly, menyatakan bahwa dirinya sangat siap untuk pergantian tersebut. ANTARA