**Borneonews - Jakarta**, PT Cipta Multi Danarta baru saja memperkenalkan sebuah platform inovatif yang diberi nama Setlary. Ini merupakan sebuah sistem *earned wage access* (EWA) yang dirancang tanpa biaya, dengan tujuan untuk memberikan kemudahan bagi karyawan dalam mengakses sebagian dari gaji mereka sebelum tanggal yang telah ditentukan.
Inisiatif ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para pekerja, tetapi juga berkontribusi terhadap pengelolaan arus kas di perusahaan. Dengan adanya Setlary, para karyawan dapat memperoleh hak atas gaji yang telah mereka peroleh, sehingga dapat meringankan beban finansial mereka ketika mendesak. Berbagai situasi keuangan yang mendesak sering kali membuat individu merasa terjebak, dan platform ini hadir sebagai solusi untuk memberikan kebebasan lebih dalam mengelola keuangan sehari-hari.
Kehadiran Setlary menjadi langkah penting bagi PT Cipta Multi Danarta dalam memberikan layanan yang lebih baik kepada pekerjanya. Dengan memanfaatkan teknologi yang canggih, platform ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perusahaan dan karyawan, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat. Hal ini sejalan dengan tren global yang semakin mengedepankan kesejahteraan karyawan dan pengelolaan finansial yang lebih baik.
Melalui peluncuran platform ini, PT Cipta Multi Danarta menegaskan komitmennya untuk mendukung kesejahteraan karyawan dan memberikan akses yang lebih besar terhadap gaji mereka. Inovasi seperti ini diharapkan dapat menjadi model bagi perusahaan lain untuk mengikuti langkah yang sama, demi meningkatkan kualitas hidup pekerja.
ANTARA
Platform Setlary Hadir, Permudah Akses Gaji Karyawan Lebih Awal
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Komentar (0)
Memuat komentar…







