**Borneonews - Beograd**, Duta Besar Republik Indonesia untuk Serbia dan Montenegro, M. Chandra Widya Yudha, mengungkapkan bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Serbia, serta Indonesia dan Montenegro, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Kunjungan yang dilakukan oleh Presiden terpilih Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Serbia, dan pertemuannya dengan Presiden Aleksandar Vu?i? pada 29 Juli yang lalu, menjadi bukti nyata dari kedekatan yang terjalin antara kedua negara. Hal tersebut disampaikan oleh Dubes Chandra dalam sebuah upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-79 di Wisma Duta Beograd pada Sabtu, 17 Agustus.
Dalam pidatonya, Dubes Chandra mencatat berbagai kemajuan yang telah dicapai oleh Indonesia sebagai hasil dari penerapan kebijakan pembangunan yang strategis di sejumlah sektor, termasuk infrastruktur dan konektivitas. Hal ini berkontribusi pada peningkatan daya saing masyarakat Indonesia, termasuk rencana pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara.
Lebih lanjut, Dubes menekankan pentingnya kemajuan di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, dan pariwisata. Salah satu contohnya adalah investasi dari perusahaan Indonesia, Indo Adriatic Industry, yang terkenal dengan produk mi instan "Indomie", serta Delta Danube yang semakin berkembang dalam produksi jamur.
Dubes Chandra juga menyoroti bahwa kerjasama dengan Montenegro terbuka untuk berbagai sektor yang lebih luas. Pada pertemuan bisnis yang diadakan oleh KBRI Beograd di Podgorica dan Danilovgrad pada awal bulan Juli lalu, sejumlah diskusi telah dilakukan dengan pelaku usaha besar Montenegro yang berfokus pada sektor telekomunikasi, industri kayu, ekonomi kreatif, pariwisata, dan pertanian. Diharapkan, kerjasama ini dapat segera terimplementasi.
Di samping itu, Dubes menegaskan bahwa penyediaan layanan konsuler serta perlindungan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) tetap menjadi prioritas bagi KBRI Beograd, dan upaya untuk meningkatkan layanan tersebut akan terus dilakukan.
Aspek lain yang dianggap penting adalah memperkuat *people-to-people contact* antara kedua negara. Hal ini dapat dicapai, antara lain, melalui kegiatan kelompok kesenian dari KBRI Beograd yang dikenal sebagai "Bidadari", serta Asosiasi Persahabatan Indonesia-Serbia yang dinamakan "Nusantara".
"Bidadari" telah ada selama 20 tahun dan memiliki anggota sebanyak 40 penari warga negara Serbia yang aktif mempromosikan seni tari Indonesia pada berbagai acara di Serbia dan negara-negara Eropa lainnya. Sementara itu, "Nusantara", yang berdiri sejak 17 Agustus 2003, memiliki lebih dari 200 anggota, mayoritasnya adalah warga Serbia yang berperan aktif dalam mempromosikan hubungan antar masyarakat dari kedua negara.
KBRI Beograd mengadakan upacara peringatan detik-detik proklamasi HUT RI ke-79 yang di selenggarakan di Wisma Duta Beograd pada tanggal 17 Agustus, dihadiri oleh WNI di Serbia serta teman-teman Indonesia dari kalangan pengusaha, jurnalis, akademisi, seniman, dan mitra kerja KBRI Beograd. Para peserta upacara, baik WNI maupun warga Serbia, terlihat mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.
ANTARA
Perkembangan Hubungan Bilateral Indonesia dengan Serbia dan Montenegro
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ubed ke Final French Open setelah Tundukkan Lanier
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Komentar (0)
Memuat komentar…







