JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Pembina Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, menekankan pentingnya menjaga para atlet agar tidak dialihkan ke provinsi lain. Menurutnya, hal ini memerlukan dukungan dan apresiasi dari semua pemangku kepentingan terkait. Dalam penjelasannya, Edi menyatakan bahwa pemerintah daerah, KONI Jakarta, serta berbagai *stakeholder* perlu memberi penghargaan kepada atlet yang telah berjuang di ajang bergengsi, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON). Dengan memberikan penghargaan yang sesuai, atlet diharapkan tetap fokus untuk mencapai hasil maksimal dan loyal terhadap daerah asalnya. "Atlet seharusnya fokus pada upaya meraih medali. Setelah mereka berhasil, penting untuk memberikan bonus. Setelah bonus diberikan, kita perlu memikirkan penghargaan selanjutnya," ungkap Edi saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pengukuhan dan Pelepasan Kontingen DKI Jakarta untuk PON XXI yang akan berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara, di Jakarta International Velodrome. Ia juga menambahkan bahwa semua pihak memiliki tanggung jawab untuk mendukung atlet dalam mempertahankan nama baik Jakarta. Untuk itu, Edi mengapresiasi upaya KONI DKI Jakarta yang menjalin kerja sama dengan perusahaan BUMD dan universitas, guna memberikan beasiswa pendidikan bagi atlet berprestasi dan mempermudah mereka saat mencari pekerjaan. Edi berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut, tidak hanya terbatas pada PON tahun ini. Hal ini penting mengingat banyaknya contoh atlet berbakat asal Jakarta yang telah beralih ke provinsi lain, dan upaya untuk mencegah kejadian serupa harus dilakukan dengan serius. "Dalam beberapa tahun terakhir, kami menyaksikan banyak atlet DKI Jakarta yang dibajak oleh provinsi lain," tambahnya. KONI DKI Jakarta memiliki target ambisius untuk menjadi juara umum dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan diadakan dari tanggal 8 hingga 20 September 2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Kontingen Jakarta terdiri dari 1.046 atlet, yang terbagi menjadi 489 atlet di Aceh dan 557 atlet lainnya di Sumatera Utara. Selain itu, terdapat 348 pelatih dan asisten pelatih, 78 manajer, serta 129 ofisial tenaga kesehatan yang meliputi dokter dan perawat. Jakarta terakhir kali meraih gelar juara umum pada PON Riau XVIII yang berlangsung pada tahun 2012. Pada PON XX yang dilaksanakan di Papua pada tahun 2021, Jakarta berhasil menduduki posisi kedua dengan perolehan 111 medali emas. Pengukuhan dan Pelepasan Kontingen DKI Jakarta dilakukan oleh Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi, bersama dengan KONI, pengurus federasi cabang olahraga, serta pemangku kepentingan lainnya dalam acara resmi tersebut. ANTARA