BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Pangkalpinang**, Pemerintah Kota Pangkalpinang yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menetapkan alokasi bantuan beras cadangan pemerintah untuk periode Agustus 2024. Sebanyak 83.190 kilogram beras akan didistribusikan kepada 8.319 keluarga penerima manfaat (KPM). Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Pangkalpinang, Agusfendi, menjelaskan bahwa bantuan beras ini diharapkan dapat meringankan beban bagi masyarakat yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Hal ini disampaikan saat acara penyerahan bantuan sosial beras cadangan yang berlangsung pada hari Senin di Pangkalpinang. Adapun rincian distribusi beras cadangan tersebut meliputi beberapa kecamatan. Kecamatan Gabek menerima 9.600 kilogram, Taman Sari 9.030 kilogram, Pangkalbalam 13.680 kilogram, Girimaya 6.540 kilogram, Rangkui 14.190 kilogram, Bukit Intan 15.800 kilogram, dan Gerunggang sejumlah 14.350 kilogram. Untuk jumlah penerima manfaat, sebanyak 8.319 KPM tersebar di berbagai kecamatan. Kecamatan Gerunggang memiliki 1.435 KPM, Bukit Intan 1.580 KPM, Rangkui 1.419 KPM, Girimaya 654 KPM, Pangkalbalam 1.368 KPM, Taman Sari 903 KPM, dan Gabek 960 KPM. Penyaluran bantuan beras cadangan ini dimulai pada Rabu, 14 Agustus dan akan berlanjut hingga Rabu, 23 Agustus, di mana setiap penerima akan mendapatkan 10 kilogram beras. Agusfendi berharap agar proses penyaluran ini dapat terus berlangsung secara efektif, sehingga bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta menjadi berkah bagi mereka. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam mengelola bantuan beras ini dengan memperhatikan kebutuhan saat memasak. Proses ini tidak hanya penting untuk menjaga keberlangsungan konsumsi keluarga, tetapi juga sebagai langkah untuk mendukung pemerintah dalam menekan inflasi dan mencegah peningkatan harga pangan. “Meskipun kami menyadari bahwa 10 kilogram beras ini mungkin tidak mencukupi untuk kebutuhan satu keluarga dalam sebulan, diharapkan penerima manfaat dapat mengelola dengan baik sesuai kebutuhan dan tetap bersyukur,” ungkap Agusfendi. ANTARA