JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menegaskan bahwa tugas utama kantornya bukan hanya menghadapi serangan politik yang ditujukan kepada pemerintah, tetapi juga menyampaikan hasil capaian program pemerintah dengan cara yang transparan dan dapat dipahami oleh masyarakat. Hasan menjelaskan bahwa penting untuk memberikan pemahaman kepada publik, terutama ketika terdapat informasi yang bersifat *disinformation*. "Tugas kami bukan cuma untuk menangkis, tetapi lebih penting lagi adalah menjelaskan kepada masyarakat mengenai informasi yang benar," ujarnya di kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta. Kantor ini berkomitmen untuk menyampaikan informasi secara jelas dan terang mengenai apa yang telah dilakukan oleh pemerintah. "Kami berusaha menyajikan informasi yang komprehensif sehingga masyarakat mendapatkan gambaran yang jelas tentang capaian program-program prioritas kami," tambah Hasan. Ketika ada informasi yang dianggap mendistorsi fakta atau bersifat menyesatkan, pihaknya berupaya memberikan klarifikasi yang tepat kepada masyarakat. Hasan menggarisbawahi bahwa perannya tidak hanya untuk menangkal berita negatif, tetapi lebih pada memastikan bahwa masyarakat memiliki akses terhadap informasi yang akurat dan lengkap tentang kebijakan pemerintah serta hasil yang telah dicapai. "Apabila terdapat berita yang tidak benar, isu yang disorientasi, serta fitnah, kami tidak akan hanya diam. Tugas kami adalah menyampaikan informasi yang benar agar masyarakat memahami apa yang sebenarnya sedang dikerjakan oleh pemerintah, dan apa yang telah dicapai," tuturnya. Sebagai pengamat politik dan pendiri Lembaga Survei Cyrus Network, Hasan menekankan bahwa demokrasi di Indonesia akan terus berkembang sesuai dengan cara dan kultur yang telah terbangun selama ini. Dia berharap agar iklim demokrasi yang terbuka saat ini, yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengkritik, melaporkan, dan berperan sebagai kontrol sosial, dapat terus dipertahankan. Meskipun terdapat kekhawatiran terkait pelaksanaan demokrasi, Hasan menyatakan bahwa masyarakat seharusnya tidak perlu merasa khawatir. Ia menambahkan bahwa fokus utamanya adalah memastikan pemerintahan yang efektif, yang pada gilirannya akan memperkuat kelangsungan demokrasi yang sehat di Indonesia. ANTARA