MANOKWARI –
**Borneonews - Kumurkek**, Pemerintah Kabupaten Maybrat, yang terletak di Papua Barat Daya, baru-baru ini mengadakan pertemuan dengan para pencari kerja guna membahas pelaksanaan seleksi penerimaan Calon Pegawai Sipil Negara (*CPNS*) untuk formasi tahun 2021. Pada kesempatan tersebut, Penjabat Bupati Maybrat, Vincente Campana Baay, mengungkapkan bahwa dirinya, yang kini menggantikan Bernhard E Rondonuwu, memiliki kewajiban untuk mengikuti aturan dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pendahulunya. “Selama enam bulan menjabat di Maybrat, fokus utama saya adalah memfasilitasi penyelenggaraan pemilu. Untuk itu, kita semua berharap agar pemilihan kepala daerah dapat berjalan dengan aman dan lancar, yang hanya dapat terwujud dengan dukungan dari masyarakat serta para pencari kerja,” tuturnya. Lebih lanjut, Baay menambahkan bahwa pada formasi CPNS tahun 2021, Kabupaten Maybrat memiliki kuota yang telah ditetapkan sebanyak 342 orang. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memfasilitasi agar dalam seleksi menggunakan sistem *computer-assisted test* (CAT), banyak putra daerah yang berhasil lulus. Namun, ia juga menekankan bahwa jika dalam formasi tersebut tidak terdapat pencari kerja dari putra daerah, maka mereka yang bukan berasal dari daerah tersebut tetap berpeluang untuk lulus. “Apabila di formasi itu terdapat putra daerah, maka hal itu dapat dipastikan menjadi keuntungan lebih bagi mereka untuk lulus dalam seleksi ini,” jelas Baay. Meskipun dirinya bukanlah putra asli Maybrat, Baay berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat selama masa jabatannya. “Kami berharap semua pencari kerja dapat mengikuti tes CPNS sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam seleksi untuk formasi 2021,” ungkapnya menutup pertemuan tersebut. ANTARA