**Borneonews - Mataram**, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat menegaskan komitmennya untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama perayaan Hari Ulang Tahun Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2024.
General Manager PT PLN UIW NTB, Sudjarwo, dalam sebuah pernyataan resmi menjelaskan bahwa semua aspek kelistrikan telah dalam kondisi siap operasional, mencakup pembangkit, transmisi, dan distribusi. Seluruh persiapan ini bertujuan agar perayaan kemerdekaan dapat berlangsung tanpa kendala.
Keberhasilan kesiapan listrik berlapis menjadi salah satu kunci utama. Seluruh personel telah diinstruksikan untuk tetap siaga, guna memastikan kelistrikan di Pulau Lombok dan Sumbawa berlangsung dengan aman dan lancar.
Dalam analisis sistem kelistrikan Lombok, total daya mampu pasok mencapai 360,9 megaWatt (MW), sedangkan beban puncak pada perayaan tersebut diperkirakan sebesar 235 MW. Dengan demikian, PLN masih memiliki cadangan operasi yang mencakup 107 MW.
Di sisi lain, sistem kelistrikan Tambora memperlihatkan daya mampu pasok sebesar 164 MW dengan beban puncak tercatat 127 MW, yang memberikan cadangan operasional mencapai 36 MW. Kesiapan energi primer pada kedua sistem ini juga dinyatakan dalam kondisi aman.
Selain itu, Sudjarwo menambahkan bahwa pihaknya telah menyediakan cadangan material utama untuk merespons kemungkinan kondisi darurat yang dapat mempengaruhi kelistrikan. Pembatasan operasi terencana yang berpotensi mengganggu pasokan listrik juga telah diterapkan, dengan pengecualian untuk perbaikan yang mendesak demi menjaga kestabilan sistem.
Selama masa siaga yang berlangsung dari 16 hingga 18 Agustus 2024, terdapat 14 titik prioritas yang dijaga untuk pengamanan pasokan listrik. Titik-titik ini mencakup tujuh halaman kantor dan tujuh lokasi yang digunakan dalam upacara bendera serta kegiatan lainnya.
Untuk memastikan keandalan pasokan pada titik-titik tersebut, PLN NTB telah menyiapkan berbagai dukungan, termasuk unit cadangan listrik seperti *UPS* dan *UGB*, generator set, serta tim petugas siaga yang terdiri dari 842 petugas dan 1.112 anggota Tim Tanggap Darurat (TAD).
Kemampuan PLN NTB dalam menjaga pasokan listrik selama masa perayaan ini juga terlihat dari persiapan perlengkapan yang mencakup 16 unit *UPS*, 20 unit *UGB*, 38 unit generator set, serta fasilitas lain. Dengan demikian, PLN telah menyiapkan 208 kendaraan roda empat dan 118 kendaraan roda dua untuk mendukung kelancaran suplai listrik di seluruh titik prioritas tersebut.
Dengan seluruh upaya yang dilakukan, PLN NTB berkomitmen untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-79. "Merdeka bukan sekadar mengenai kebebasan fisik, tetapi juga tentang memastikan masyarakat menikmati layanan listrik yang andal dan berkualitas terutama pada saat-saat penting seperti perayaan Hari Kemerdekaan," tegas Sudjarwo.
ANTARA
PLN NTB Siap Pastikan Keandalan Listrik HUT Kemerdekaan RI Ke-79
Bagikan:

MATARAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Menperin Yakin Produk UMKM Ramah Lingkungan RI Tembus Pasar Global
Yusril: Kebijakan Publik Harus Berorientasi Kepentingan Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







