PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Sampit - Pengerjaan rekonstruksi jalan HM Arsyad Sampit dikebut siang malam. Hal itu nampak pada aktivitas alat berat masih bergerak mengeruk aspal bahkan hingga pukul 21.00 WIB.

"Pada proses pengupasan aspal ini sama sekali kendaraan tidak bisa lewat, jadi kami mengusahakan pada proses ini cepat selesai sehingga cepat berlanjut ke tahapan selanjutnya yang nantinya dimungkinkan untuk dilewati lalu lintas," kata PPK Bidang Bina Marga Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Bagus Anugraha N, Senin, 19 Agustus 2024.

Lanjutnya, pengerjaan rekonstruksi Jalan HM Arsyad memang waktu pelaksanaannya masih panjang. Namun pihaknya memperhatikan arus lalu lintas yang begitu padat sehingga diupayakan percepatan pengerjaan. 

Akibat pengerukan aspal mengakibatkan kendaraan tidak dapat melewati sisi timur jalan tersebut. Sehingga lalu lintas menjadi padat karena pengguna jalan dari dua arah menggunakan ruas jalan yang sama.

"Kami mengusahakan percepatan pada proses-proses kegiatan tertentu sehingga bisa fungsional dilewati oleh kendaraan," pungkasnya.

--page

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas SDABMBKPRKP Mentana Dhinar Tistama menargetkan rekonstruksi Jalan HM Arsyad Sampit selesai sebelum akhir tahun 2024.

"Target selesai sebelum akhir tahun karena itu relatif cepat pengerjaannya," kata Mentana, Sabtu, 17 Agustus 2024.

Rekonstruksi Jalan HM Arsyad mulai berjalan Jumat, 16 Agustus 2024. Kegiatan tersebut dimulai dari Bundaran KB dan akan terus berlanjut kurang lebih 2,4 kilometer hingga simpang empat Pelita. 

Pengerjaan jalan tersebut ditangani dengan metode Cement Treated Recycling Base (CTRB) dengan mendaur ulang aspal yang telah ada. Kemudian menambahkan material yang diperlukan antara lain semen, batu dan lainnya.

Adapun berdasarkan papan proyek yang tertera di dekat Bundaran KB rekonstruksi jalan tersebut menelan anggaran Rp12.194.000.000 dari Dana Bagi Hasil (DBH) 2023. Proyek dengan nomor kontrak 600.2.10.2/77/KTK/DSDABMBKPRKP-BM/VIl/2024 TANGGAL: 07 Agustus 2024 tersebut dilaksanakan oleh CV Sakakajang Bintang Utama dan Konsultan CV Berlian Kalimantan Engineering. Rekonstruksi jalan tersebut tertulis tanggal selesai 24 Desember 2024. (DEWI PATMALASARI/j)