MANOKWARI –
**Borneonews - Teminabuan**, Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan berhasil meraih peringkat kedua di wilayah Papua Barat Daya. Keberhasilan ini tercapai setelah 16 puskesmas di daerah tersebut mendapatkan akreditasi pada tahun 2024. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan, Marthina Atanay, menyampaikan informasi ini di Teminabuan pada hari Senin. Ia mengungkapkan bahwa posisi pertama dalam akreditasi tersebut diperoleh oleh Dinas Kesehatan Kota Sorong. Atanay menjelaskan bahwa saat ini, Sorong Selatan memiliki sejumlah puskesmas yang terakreditasi, yaitu delapan di antaranya mendapat akreditasi utama, tujuh puskesmas dengan akreditasi madya, dan satu puskesmas terakreditasi dasar. Dengan demikian, total puskesmas yang telah terakreditasi di Kabupaten Sorong Selatan adalah 16 puskesmas yang tersebar di berbagai lokasi di wilayah ini. “Dengan semua puskesmas di Sorong Selatan yang telah terakreditasi, Kota Sorong mencatatkan diri sebagai yang pertama, sementara Sorong Selatan berada di posisi kedua,” tambah Atanay. Ia juga menyoroti pentingnya akreditasi puskesmas, yang merupakan program wajib dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (*Kemenkes*). Menurut Atanay, proses akreditasi seharusnya sudah dilaksanakan antara tahun 2021 dan 2022. Namun, akibat pandemi COVID-19, kegiatan tersebut terpaksa ditunda. Akhirnya, proses akreditasi dilanjutkan pada tahun 2023, dengan puskesmas Teminabuan dan Moswaren berpartisipasi dan berhasil meraih akreditasi utama. “Pada tahun 2024, penting untuk melanjutkan akreditasi ini. Jika tidak, kami tidak dapat menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, kami berkomitmen bersama kepala puskesmas untuk menyelesaikan tugas ini,” tutup Atanay. ANTARA