**Borneonews - Teminabuan**, Bupati Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Samsudin Anggiluli, memberikan paparan mengenai berbagai pencapaian dan kemajuan pembangunan dalam wilayahnya selama satu dekade terakhir.
Dalam kesempatan tersebut, Samsudin menjelaskan bahwa selama sepuluh tahun masa kepemimpinannya, banyak tantangan yang dihadapi dalam upaya mencapai perubahan yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan pembangunan di Sorong Selatan harus dikelola dengan pendekatan yang terintegrasi, berdasarkan hukum dan operasional, serta didasari oleh keyakinan dan visi misi pemerintahannya antara tahun 2021 hingga 2025, yaitu menuju pemerintahan yang maju dan masyarakat yang sejahtera.
Samsudin juga menyoroti beberapa capaian penting dalam sektor infrastruktur. Di antaranya adalah pembukaan akses transportasi melalui pembangunan sepanjang 737,46 kilometer jalan yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan 15 distrik di wilayah tersebut. Selain itu, proyeksi pembangunan ruas jalan transnasional yang menghubungkan wilayah daratan dengan pesisir juga telah berjalan dengan baik.
Dalam bidang pendidikan, bupati menyatakan bahwa pihaknya telah berhasil membangun berbagai gedung pendidikan. Ini mencakup 27 gedung Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 32 gedung Sekolah Dasar (SD), 24 gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta 6 gedung Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tersebar di seluruh Kabupaten Sorong Selatan.
Kerja sama dengan Universitas Papua (UNIPA) juga terjalin untuk melaksanakan program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) di Konda, yang menunjukkan hasil positif bagi generasi muda di daerah tersebut. Bupati menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk mengurangi angka buta huruf, yang saat ini tercatat pada angka 4,65 persen, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai angka 63,94 persen di tahun 2023.
Dari segi ekonomi, Samsudin menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sorong Selatan menunjukkan tren positif dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 3,67 persen, diikuti dengan 3,47 persen pada tahun 2021, dan melonjak menjadi 5,71 persen pada tahun 2022.
Samsudin mengakui bahwa meskipun ada beberapa sektor pembangunan yang mungkin belum bersentuhan secara langsung dengan masyarakat, namun pihaknya berkeyakinan bahwa hasil yang telah dicapai merupakan yang terbaik yang dapat dilakukan, meskipun masih ada banyak yang perlu ditingkatkan. Ia menutup pernyataannya dengan harapan bahwa melalui persatuan dan kerja sama, Kabupaten Sorong Selatan akan semakin solid dan mampu meraih visi misi yang telah ditetapkan.
ANTARA
Keberhasilan Pembangunan Selama 10 Tahun Bupati Sorong Selatan
Bagikan:

MANOKWARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







