BATAM –
**Borneonews - Batam**, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Kota Batam, yang terletak di Kepulauan Riau, telah merancang tiga sistem yang bertujuan untuk menangani permasalahan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di daerah tersebut. Kepala Dinsos-PM Batam, Leo Putra, menjelaskan bahwa ketiga sistem ini mencakup sistem kesejahteraan sosial, sistem penanganan PMKS, serta sistem pembinaan bagi PMKS. Ketiga elemen ini dibentuk sebagai bagian dari upaya menyeluruh yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Batam. Leo menjelaskan lebih lanjut bahwa sistem kesejahteraan sosial dirancang untuk mengoptimalkan musyawarah di tingkat kelurahan. Hal ini diharapkan dapat memastikan bahwa data yang diperoleh dari setiap kelurahan akurat dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan yang lebih baik. Selain itu, Dinsos-PM Batam juga telah membentuk tim reaksi cepat yang siaga 24 jam untuk menerima pengaduan masyarakat mengenai masalah PMKS. Tim ini memiliki peran penting dalam melakukan penjangkauan dan patroli untuk menangani permasalahan yang ada di lapangan. Menurut Leo, implementasi patroli secara rutin diharapkan dapat membatasi ruang gerak para PMKS. Ia menyadari bahwa menghilangkan masalah secara total sangat sulit, namun dengan upaya membatasi pergerakan mereka, diharapkan situasi dapat lebih terkontrol. "Kita menemukan tantangan, di mana mereka cenderung melakukan aktivitas pada malam hari ketika patroli berlangsung. Untuk itu, kami akan lebih aktif di lapangan untuk mempersempit kemungkinan tersebut," ungkap Leo. Sistem ketiga yang dirancang adalah pembinaan untuk PMKS melalui Unit Pelaksanaan Teknis Pusat Pelayanan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (UPT P2PMKS) yang bernama Nilam Suri. Dalam program ini, Dinsos-PM berkomitmen untuk memberikan pelatihan guna meningkatkan keterampilan PMKS agar mereka tidak kembali terlibat dalam aktivitas di jalan. "Kami berharap pelatihan ini dapat mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan dan menghindarkan mereka dari kondisi yang mengharuskan mereka berada di jalanan," tutup Leo. ANTARA