**Borneonews - Purwokerto**, Pemerintah Kabupaten Banyumas, yang terletak di Jawa Tengah, telah meluncurkan program bantuan sosial bagi 2.275 peserta didik. Bantuan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk Tahun Anggaran 2024 dan tertuju kepada siswa di bawah Dinas Pendidikan setempat.
Penyerahan bantuan sosial ini dilakukan secara simbolis oleh Penjabat Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro, yang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Joko Wiyono. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Si Panji, Purwokerto, pada hari Senin. Pemberian bantuan ditujukan kepada perwakilan penerima dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP).
Dalam sambutannya, Pj. Bupati menyampaikan bahwa bantuan biaya personal ini sebelumnya dikenal dengan istilah *Kartu Banyumas Pintar (KBP)*. Ia mengungkapkan rasa syukur dan mengapresiasi program ini yang merupakan lanjutan dari kebijakan yang diusung oleh para pemimpin sebelumnya. Menurutnya, kegiatan seperti ini akan terus dilanjutkan hingga tahun 2025 mendatang.
Bupati berharap bantuan yang diberikan dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh pihak, terutama para penerima yang membutuhkan. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari strategi Pemkab Banyumas untuk mengatasi kemiskinan di daerah tersebut.
"Objektif utama dari bantuan ini adalah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi pengeluaran bulanan, dan melakukan intervensi terhadap kantong-kantong kemiskinan," ujar Pj. Bupati. Ia menambahkan bahwa melalui bantuan tersebut, Pemkab berupaya untuk meringankan beban keluarga terkait pengeluaran untuk kebutuhan pendidikan, seperti membeli seragam, biaya transportasi, dan kebutuhan sehari-hari lainnya.
Diharapkan, skema bantuan ini akan berlanjut dengan adanya evaluasi dan validasi data hingga tahun 2025. Pasca-acara, Pj. Bupati menjelaskan bahwa program bantuan pendidikan ini diarahkan untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam upaya mengurangi beban finansial mereka.
Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian besar sekolah tidak memungut biaya SPP, masih ada banyak pengeluaran yang harus ditanggung oleh orang tua siswa, seperti untuk transportasi, seragam, alat tulis, dan pencukupan bekal.
Penerima bantuan kali ini, dijelaskan oleh Pj. Bupati, adalah siswa yang belum memperoleh bantuan dari Program Indonesia Pintar (PIP) yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Mengenai bantuan serupa yang menyasar siswa di jenjang sekolah menengah atas dan kejuruan, ia menyebutkan bahwa hal tersebut diatur oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Joko Wiyono, merinci bahwa dari total 2.275 peserta didik penerima bantuan, sebanyak 400 siswa PAUD masing-masing akan mendapatkan Rp600.000 per bulan, 1.000 siswa SD menerima Rp500.000 per bulan, dan 875 siswa SMP masing-masing memperoleh Rp800.000 per bulan.
Dia menegaskan bahwa bantuan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan dan kemudahan kepada siswa dalam proses pembelajaran mereka. Saat ini, pencairan dana untuk jenjang PAUD dan SD sudah dimulai, sedangkan untuk SMP masih dalam tahap pembuatan rekening.
ANTARA
Bantuan Pendidikan Pemkab Banyumas untuk 2.275 Siswa di 2024
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Kabid Humas Polda Kalteng Imbau Waspada Pinjaman Online Ilegal
Atletico Madrid Menang Tipis 1-0 atas Deportivo Coruna
Komentar (0)
Memuat komentar…







