JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan instruksi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang baru dilantik, Bahlil Lahadalia, untuk terus mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Dalam pernyataannya setelah pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jokowi menekankan pentingnya percepatan dalam memanfaatkan sumber daya alam untuk meningkatkan pendapatan negara dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Lahadalia menyatakan bahwa ia berkomitmen untuk melanjutkan program-program yang telah berhasil diimplementasikan oleh Kementerian ESDM di bawah kepemimpinan Arifin Tasrif sebelumnya. "Kami akan meneruskan program yang sudah berjalan dengan baik dan melakukan perbaikan terhadap aspek lainnya. Semua ini merupakan pekerjaan yang berkelanjutan," ujarnya. Selain itu, ia menegaskan bahwa posisi barunya tidak akan menimbulkan konflik kepentingan, mengingat ia memiliki latar belakang sebagai seorang pengusaha di sektor pertambangan. Pernyataan ini menunjukkan komitmen Lahadalia untuk menjalankan tugasnya secara profesional dan bertanggung jawab. Dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi juga meresmikan beberapa pejabat negara lainnya. Antara lain, Supratman Andi Agtas sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Rosan Roeslani sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Angga Raka Prabowo sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika. Jokowi juga melakukan pelantikan untuk Hasan Nasbi yang ditunjuk sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, dan Taruna Ikrar sebagai Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sementara itu, Nanik Purwanti yang menjabat sebagai Deputi Bidang Administrasi Kementerian Sekretariat Negara menyampaikan bahwa pelantikan Lahadalia dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 92P Tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. Lahadalia merupakan kader Partai Golkar asal Papua yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM sejak tahun 2019. Dengan pelantikan ini, kursi Menteri Investasi/Kepala BKPM kini diisi oleh Rosan Roeslani, yang juga baru dilantik pada hari yang sama. ANTARA