**Borneonews - Nama Lokasi**, Pembalap Pertamina Enduro VR46, Marco Bezzecchi, mengungkapkan bahwa kontribusi Valentino Rossi, legenda legendaris MotoGP, memiliki dampak yang signifikan dalam penampilannya saat meraih posisi keenam di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria. Pencapaian ini terjadi pada hari Minggu yang lalu.
Posisi keenam yang diraih Bezzecchi adalah hasil terbaiknya dalam beberapa balapan terakhir, setelah sebelumnya berhasil naik podium di Jerez, Spanyol, pada akhir April. Bezzecchi menjelaskan bahwa Rossi, yang merupakan pemilik tim sekaligus mentor dalam karier membalapnya, memberikan banyak saran berharga selama gelaran Grand Prix Austria. Nasihat tersebut sangat membantu Bezzecchi menemukan gaya membalap yang ideal di sirkuit tersebut.
Valentino memberikan banyak masukan dan dorongan di hari sebelumnya yang akhirnya membuahkan hasil positif. Pada balapan kali ini, saya berhasil melakukan pengereman dengan lebih tepat, yang merupakan aspek sangat penting di trek ini, ungkap Bezzecchi, sebagaimana tertera di laman resmi Pertamina Enduro VR46.
Dia juga menambahkan bahwa menjelang akhir balapan, kondisi ban depannya sedikit menurun, sebagian disebabkan oleh suhu yang tinggi, sehingga ia harus berkompromi untuk menjaga agar ban belakang tetap dalam kondisi baik.
Bezzecchi, yang berusia 25 tahun, merasa sangat menikmati balapan sepanjang 28 lap di Red Bull Ring. Memulai balapan dari posisi kesembilan, ia mampu tampil baik dengan berhasil masuk ke dalam jajaran lima besar sebelum akhirnya disalip oleh Marc Marquez dan menutup balapan di posisi keenam.
Saya memulai balapan dengan baik dan berusaha mendekati lima besar. Saya merasakan ritme yang baik saat melakukan pengereman dan memanfaatkannya sebaik mungkin, tambahnya.
Dengan hasil yang diraihnya di Red Bull Ring, Bezzecchi tetap berada di posisi kesebelas dalam klasemen sementara dengan total 73 poin, tertinggal 26 poin dari Alex Marquez yang menghuni posisi kesepuluh.
ANTARA
Peran Valentino Rossi Bantu Marco Bezzecchi Finis Posisi Keenam
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
664 Hektare Eks Konsesi PWN di Lamandau Terbakar
Sembunyikan Sabu Seberat 306,7 Gram di Bawah Kasur, Bandar Narkoba di Sampit Dibekuk Polisi
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Komentar (0)
Memuat komentar…







