**Borneonews - Ambon**, DPRD Maluku menegaskan perlunya intervensi dari pemerintah daerah dalam pengembangan berbagai sektor pembangunan, dengan fokus pada peningkatan taraf hidup masyarakat, terutama mereka yang tinggal di daerah terluar dan perbatasan.
Wakil Ketua DPRD Maluku, Abdul Asis Sangkala, menyatakan bahwa meski pembangunan sudah banyak dilakukan, masih banyak warga di pulau-pulau terluar yang merasa terabaikan. Dalam rapat paripurna yang berlangsung di Ambon, dia menekankan pentingnya perhatian lebih kepada masyarakat yang tidak merasakan dampak pembangunan di wilayah tersebut.
Ia mengamati bahwa kehidupan banyak warga di daerah pedalaman dan perbatasan sangat memprihatinkan. Banyak di antaranya yang hidup dalam kondisi yang tidak layak, dekat dengan status kemiskinan. Keterisolasian ini, menurutnya, menghambat mereka dari akses ke layanan dasar dan peluang ekonomi.
Abdul Asis berpendapat bahwa saatnya bagi pemerintah daerah untuk berkolaborasi dengan pemerintah pusat, dalam rangka menghadirkan program-program pembangunan yang lebih menyeluruh dan terintegrasi. Pendekatan ini diharapkan dapat membawa masyarakat keluar dari kemiskinan dan keterbelakangan yang mereka alami.
Selama kesempatan tersebut, Abdul Asis juga menekankan perlunya kesadaran akan tantangan yang masih ada. Dengan semangat peringatan HUT ke-79 Provinsi Maluku, ia mengajak semua pihak untuk bersatu dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, baik kepada pemerintah pusat maupun dalam membangun koordinasi yang baik di tingkat lokal.
Sementara itu, Penjabat Gubernur Maluku, Sadali Ie, mengajak DPRD untuk bekerja sama dalam meningkatkan pembangunan daerah. Ia mencatat bahwa meskipun sudah banyak pencapaian yang diraih selama 79 tahun eksistensi Maluku, masih banyak tantangan yang harus dihadapi.
Sadali menekankan tanggung jawab yang diemban sebagai pejabat gubernur dalam melaksanakan pemerintahan, pembangunan, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Ia akan menjalankan tugas ini hingga pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih setelah Pilkada Serentak pada 27 November 2024, dengan fokus utama pada penyelenggaraan pilkada yang damai, jujur, dan demokratis.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari semua elemen masyarakat, termasuk DPRD, Forkopimda, penyelenggara pilkada, serta badan-badan lainnya, untuk menciptakan suasana yang kondusif dalam pelaksanaan pilkada mendatang. Selain itu, beberapa tugas strategis pemerintah menjadi fokus perhatian, seperti pengendalian inflasi, penurunan angka stunting, mengatasi kemiskinan ekstrem, serta melaksanakan reformasi birokrasi.
Dalam penutupan sambutannya, Gubernur mengungkapkan keyakinan bahwa jika semua elemen masyarakat bersatu dan berkomitmen, maka tantangan akan dapat diatasi dengan baik. Tema peringatan HUT provinsi kali ini adalah "Lanjutkan Perjuangan Pattimura, Wujudkan Maluku Maju Menuju Indonesia Emas", yang diharapkan dapat menginspirasi semangat dan keberanian masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah demi kesejahteraan bersama.
ANTARA
DPRD Maluku Dorong Intervensi Pembangunan Daerah Terluar
Bagikan:

AMBON –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gol Menit Akhir Dianulir VAR, Juventus Ditahan Rennes 2-2
Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Katingan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
Kalteng Perlu Waspada Kekeringan hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi El Nino
Kabut Asap, Kecelakaan Menewaskan Dua Pengendara di Sudirman Km 9 Sampit
Menteri UMKM: Ojol Bisa Akses KUR untuk Beli Motor dan Modal Usaha
Akademisi Soroti Kemarau Panjang dan Lahan Gambut dalam Karhutla Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







