**Borneonews - Jakarta**, Pelatih Semen Padang, Hendri Susilo, saat ini tengah merasakan kekecewaan yang mendalam setelah timnya gagal meraih poin pada kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2024/25. Hal ini disebabkan oleh dua kekalahan yang dialami dalam pertandingan awal musim ini.
Dalam wawancara setelah pertandingan pekan kedua melawan Bali United, Hendri Susilo menyampaikan bahwa meskipun timnya tidak bermain buruk, pada babak kedua mereka kehilangan konsentrasi. "Organisasi permainan menurun, kemungkinan disebabkan oleh kelelahan atau faktor lain. Akibatnya, kami terkena serangan balik dari Bali United yang berujung pada gol," jelasnya.
Pada pertandingan yang berlangsung, Semen Padang harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor 0-2. Sebelumnya, mereka juga mengalami kekalahan saat melawan Borneo FC dengan skor akhir 1-2.
Penyerang Semen Padang, Kenneth Ngwoke, juga mengekspresikan kekecewaannya. Dalam pertandingan melawan Bali United, gol yang dicetaknya sempat dianulir karena dianggap offside. Ngwoke menilai bahwa timnya menunjukkan performa yang cukup baik, namun gagal meraih poin. "Kami merasa sangat kecewa karena gagal mendapatkan poin dari pertandingan ini. Kami harus tetap fokus untuk laga selanjutnya," ujarnya.
Menyikapi pertandingan selanjutnya melawan PSS Sleman pada pekan ketiga, Hendri menegaskan pentingnya belajar dari pengalaman buruk yang telah dialami. "Kami perlu banyak belajar dari dua kekalahan ini. Saya optimis bisa mencuri poin dari PSS Sleman di Jakarta. Saat ini, kami akan lakukan evaluasi dan mempersiapkan diri dengan baik," tuturnya.
Pertandingan mendatang, Semen Padang akan berperan sebagai tuan rumah dengan menjamu PSS Sleman di Stadion PTIK, Jakarta, pada hari Senin, 26 Agustus 2024, pukul 15.30 WIB.
ANTARA
Semen Padang Hadapi Kekecewaan Setelah Dua Kekalahan Beruntun
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







