BORNEONEWS, Pangkalan Bun - KM Kalibodri milik Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) sudah berlayar pada H-13 lebaran tahun ini dengan rute dari pelabuha Roll On Roll Off (Roro) Kumai ke Kendal, Jawa Tengah.
Namun terpantau sesuai jadwal keberangkatannya Kamis (23/6/2016) siang, tak ada pemudik satu orang pun yang ikut ke kapal berkapasitas 300 orang penumpang tersebut.
"Penumpang yang mudiknya tidak ada, hanya ada penumpang kendaraan truk besar (TB) saja dua buah," kata Kepala UPT Pelabuhan Penyebrangan Roro, Ernas.
Padahal, Pelabuhan Roro dioperasikan sebelum arus mudik berlangsung. Pelabuhan yang dikelola Pemerintah Kabupatem Kobar itu sudah beroperasi sejak empat bulan lalu.
"Setelah kapal melakukan docking selama hampir satu bulan," kata Ernas.
Ia memperkirakan, pemudik akan mulai menumpangi Kalibodri mulai H-10. "Nanti hari Senin (27/6/2016) ada jadwal lagi ke Kendal," katanya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kotawaringin Barat Petrus Rinda mengatakan, kesiapan untuk arus mudik khusus jalur laut tidak ada masalah lagi.
Kebutuhan armada kapal untuk mengangkut arus mudik dan balik sudah siap, terhitung 31 keberangkatan disediakan.
"Ya, sudah sejak dini kita persiapkan, termasuk fasilitas terminal yang saat ini sudah standar bagi para pemudik, untuk Kapal Kalibodri sendiri jumlahnya ada empat jadwal keberangkatan," ujarnya. (CECEP HERDI/m)








