JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Calon presiden terpilih untuk Pemilu 2024, Prabowo Subianto, memberikan pesan penting kepada Rosan Roeslani. Dalam kesempatan tersebut, Rosan baru saja dilantik sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Prabowo menekankan agar Rosan menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan selalu memperhatikan kepentingan rakyat Indonesia. Sebelum menjalani pelantikan yang berlangsung di Istana Negara pada Senin, Rosan menyatakan bahwa dirinya sempat berbicara dengan Prabowo pada pagi hari. "Beliau berpesan agar saya menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, mencintai rakyat Indonesia, serta selalu mengingat Tuhan Yang Maha Esa dalam melaksanakan tanggung jawab ini," ungkap Rosan saat memberikan keterangan pers di Istana Negara. Rosan juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden Joko Widodo atas kepercayaan yang diberikan untuk menjabat posisi penting tersebut. Ia menggantikan Bahlil Lahadalia, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Investasi, sebelum berpindah ke posisi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menggambarkan hubungan baik yang terjalin dengan Bahlil, Rosan menyebutnya sebagai sosok yang dianggapnya sebagai sahabat. Ia merasa komunikasi antara keduanya berjalan dengan baik, terutama dalam proses serah terima tugas yang ia sebut sebagai *handover*. "Kebetulan, Menteri Investasi sebelumnya adalah adik saya, jadi kami dapat berkomunikasi dengan baik. Kami berbicara kemarin malam untuk memastikan proses *handover* berjalan lancar, sehingga program-program yang telah direncanakan dapat segera direalisasikan," imbuh Rosan. Pelantikan Rosan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 92P Tahun 2024 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Negara dalam Kabinet Indonesia Maju Periode 2019–2024. Dalam pelantikan tersebut, Rosan bersama dengan Bahlil Lahadalia, Supratman Andi Satgas sebagai Menteri Hukum dan HAM, serta Angga Raka Prabowo yang menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, memasuki jajaran kabinet dengan harapan membawa perubahan positif bagi bangsa. ANTARA