**Borneonews - Denpasar**, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengajak 45 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Denpasar periode 2024-2029 yang baru saja dilantik untuk menjalin kerja sama demi mewujudkan pembangunan yang lebih baik di kota ini. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat kepada para anggota dewan yang baru dilantik dan menekankan pentingnya peran mereka dalam mendukung proses pembangunan di daerah.
Jaya Negara mengungkapkan bahwa tantangan yang dihadapi dalam pembangunan sangat besar, terutama di tengah era globalisasi dan digitalisasi yang kini berjalan cepat. Pembenahan pelayanan publik menjadi satu hal yang harus diperhatikan dan terus ditingkatkan. Ia berharap para anggota DPRD dapat memahami konteks ini dan berkolaborasi dengan baik untuk mencapai tujuan bersama dalam pembangunan Denpasar.
Dalam kesempatan ini, Wali Kota juga membacakan sambutan dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Menteri menyampaikan bahwa sinergitas antara DPRD dan kepala daerah sangat penting untuk merespons dengan cepat permasalahan yang dihadapi masyarakat di tingkat lokal. Kolaborasi ini harus diarahkan secara positif untuk menyelesaikan isu-isu kerakyatan yang muncul.
Lebih lanjut, Mendagri menekankan perlunya kerja sama yang efektif di tingkat regional serta mendukung program-program prioritas nasional. Salah satu isu penting yang mendapatkan sorotan adalah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, yang diharapkan dapat menjadi momentum untuk menyusun rencana kerja baik di pemerintah pusat maupun daerah.
Mendagri juga mengingatkan bahwa meski DPRD berasal dari berbagai partai politik, kepentingan publik seharusnya menjadi yang utama mengingat peran DPRD dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ini adalah tantangan serius agar anggota dewan dapat mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Denpasar Sementara, I Gusti Ngurah Gede, menjelaskan bahwa langkah selanjutnya adalah penyusunan berbagai alat kelengkapan dewan. Termasuk di dalamnya adalah pengorganisasian fraksi dan komisi demi memperkuat fungsi tugas DPRD. Ia juga mendorong agar para anggota baru dapat beradaptasi dengan cepat agar dapat bekerja sama dengan para legislator yang telah menjabat sebelumnya, mengingat masih banyak tanggung jawab yang harus dijalankan.
Terkait dengan proses pemilihan pimpinan definitif di DPRD Kota Denpasar, Gede menyatakan bahwa hal ini masih menunggu orientasi dari Provinsi Bali. Ia menekankan bahwa semakin cepat orientasi terselenggara, maka semakin cepat pula proses pembentukan pimpinan definitif dapat dilakukan.
Dari total 45 kursi yang tersedia di DPRD Kota Denpasar, PDI Perjuangan menjadi partai dengan jumlah kursi terbanyak, meraih 22 kursi atau sebesar 48,89 persen. Kemudian, di urutan selanjutnya terdapat Partai Gerindra yang memperoleh 9 kursi (20 persen), Golkar 7 kursi (15,56 persen), PSI 3 kursi (6,67 persen), Demokrat 2 kursi (4,44 persen), serta NasDem dan Gelora masing-masing meraih 1 kursi (masing-masing 2,22 persen).
ANTARA
Wali Kota Denpasar Ajak DPRD Kolaborasi untuk Pembangunan Kota
Bagikan:

DENPASAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Komentar (0)
Memuat komentar…







