BORNEONEWS, Sampit - Guru penerima tunjangan sertifikasi di Kabupaten Kotawaringin Timur mengaku selama dia lulus seleksi penerima tunjangan gaji dobel itu sudah tidak ada masalah. Baik itu mengenai adminisitrasi maupun penyesuaian jam mengajar serta sistem pemberian tunjangan.

“Kalau pengalaman selama ini bahkan sampai saat ini, tunjangan sertifikasi saya lancar, termasuk untuk pembayarannya lancar aja,” kata Fatihi salah seorang guru di SMK Negeri 1 Sampit, Kamis (23/6/2016).

Pembayaran tunjangan sertifikasi, kata Fatihi, itu diterimanya per triwulan. Tunjangan akan langsung masuk ke rekening masing-masing guru penerima.

Namun yang mungkin ada sedikit kendala saat ini adalah mengenai penyesuaian kurikulum, dari kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) ke kurikulum 2013 (K-13). Ada sedikit perubahan, tapi tidak sampai menimbulkan masalah yang berujung pada disetopnya tunjangan sertifikasi atau tertunda pembayarannya.

“Meski ada di kabupaten lain yang mungkin ribut saya lihat di koran, kalau di Kotim kebetulan ada teman-teman ngajar saya juga yang statusnya sama-sama guru sertifikasi tidak ada masalah,” ucapnya. (RAFIUDIN/m)