JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, menyatakan bahwa pelantikan tiga pejabat pimpinan tinggi madya yang baru dilaksanakan adalah langkah strategis untuk memperkuat manajemen dan kepemimpinan di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan mutu layanan publik yang disediakan oleh kementerian. Dalam keterangannya, Budi Arie menegaskan pentingnya momen ini dalam upaya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan mengoptimalkan layanan publik di sektor komunikasi serta informatika. Ia juga menyoroti bahwa penempatan tiga pejabat baru ini berperan penting dalam memperkuat kinerja kementerian, terutama dalam hal pengelolaan program dan kebijakan yang bersifat strategis, terutama di tengah upaya percepatan transformasi digital di tanah air. Dia memberi penegasan kepada ketiga pejabat tersebut agar fokus dalam mencapai berbagai target kinerja kementerian. Selain itu, Menkominfo juga menekankan perlunya kontribusi aktif dalam penerapan kebijakan serta program kerja yang tercantum dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Beberapa tugas prioritas yang perlu segera diselesaikan meliputi komunikasi publik terkait capaian selama sepuluh tahun pemerintahan, perbaikan arsitektur dan pengaturan Pusat Data Nasional Sementara, serta rampungnya pembangunan Pusat Data Nasional. Ia menambahkan bahwa ada sejumlah pekerjaan rumah lain yang juga mendesak untuk diselesaikan, seperti penyusunan peraturan pelaksanaan undang-undang mengenai perlindungan data pribadi, percepatan pemberantasan judi *online*, serta adopsi teknologi kecerdasan artifisial dalam pelayanan publik. Menkominfo mengingatkan bahwa semua pejabat di lingkungan Kementerian Kominfo harus memiliki *sense of urgency* dalam menjalankan tugas mereka, sehingga tidak ada waktu untuk bersikap lambat. Menjelang akhir masa pemerintahan yang sedang berlangsung, serta dalam rangka menyambut transisi menuju pemerintahan selanjutnya, semua elemen dalam Kementerian Kominfo diharapkan dapat siap dan sigap dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Sinergi antar elemen kementerian menjadi kunci penting dalam pelaksanaan program kerja agar dapat dilakukan dengan efektif dan efisien. Pada hari Senin, Menkominfo melantik Prabunindya Revta Revolusi sebagai Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Robinson Hasoloan Sinaga sebagai Staf Ahli Bidang Hukum, serta Molly Prabawaty sebagai Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta. ANTARA