JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik yang baru diangkat dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Prabu Revolusi, menetapkan fokus utama pada pemaparan capaian pemerintah dalam lima tahun terakhir kepada masyarakat. Revolusi menegaskan pentingnya memperkuat komunikasi mengenai berbagai pencapaian yang telah diraih oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam periode tersebut. Pernyataan ini disampaikan di kantor Kementerian Kominfo pada hari Senin. Lebih lanjut, ia juga berkomitmen untuk mendukung komunikasi publik selama pelaksanaan acara internasional yang diselenggarakan oleh pemerintah. Penunjukan Revolusi sebagai Direktur Jenderal baru menggantikan Usman Kansong, yang telah mengundurkan diri sebelumnya. Meskipun proses pengangkatan berlangsung dalam waktu yang relatif singkat, Revolusi menunjukkan kesiapan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diamanatkan kepadanya. Dalam dua bulan ke depan, ia akan memusatkan perhatian pada penyusunan konsep komunikasi publik yang baru. Revolusi menekankan bahwa tidak ada alasan untuk menunda peningkatan strategi komunikasi publik pemerintah. Ia mengingatkan pentingnya menyesuaikan diri dengan era perkembangan informasi yang begitu pesat. Dengan tekad yang tinggi, ia berkomitmen untuk memastikan bahwa strategi penyampaian informasi pemerintah tetap relevan dan sejalan dengan perkembangan zaman. "Kami akan berusaha agar komunikasi publik lebih tepat dan kontekstual dengan perkembangan terbaru," tegasnya. Revolusi berharap upaya ini dapat meningkatkan keterhubungan antara pemerintah dan masyarakat serta mendorong transparansi dalam menyebarluaskan informasi yang akurat. ANTARA