SEMARANG –
**Borneonews - Batang**, Pemerintah Kabupaten Batang di Jawa Tengah mengingatkan masyarakat agar tidak terpecah belah akibat perbedaan dalam pilihan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada tahun 2024. Penjabat Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, mengungkapkan bahwa pilkada adalah momen penting di mana setiap warga negara akan mengekspresikan hak suaranya dengan memilih pasangan calon bupati dan wakil bupati. Dalam penyampaiannya, pada Senin lalu di Batang, ia menekankan pentingnya persatuan di tengah berbagai pilihan politik yang ada. "Berkaitan dengan itu, kami ingin menegaskan kepada masyarakat untuk tetap menjaga solidaritas dan tidak terfragmentasi hanya karena perbedaan pilihan dalam pilkada," ujarnya. Dia juga menjelaskan bahwa ada tiga instruksi penting dari Penjabat Gubernur Jawa Tengah, yang perlu diingat oleh seluruh masyarakat. Pertama, mengedepankan semangat nasionalisme sebagai satu bangsa yang bersaudara. Kedua, merayakan perbedaan pilihan dengan menjunjung tinggi persatuan Indonesia. Ketiga, tetap berpegang pada semangat *Bhinneka Tunggal Eka* yang menegaskan bahwa meskipun berbeda, kita tetap satu. Lani Dwi Rejeki menyampaikan harapannya agar masyarakat dapat berperan aktif dalam mewujudkan pelaksanaan pilkada yang berlangsung dengan damai, aman, dan harmonis. "Kami ingin rakyat menjaga kerukunan serta menghindari situasi permusuhan selama proses demokrasi ini," tambahnya. Selain itu, ia mengaitkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang telah berlangsung dengan baik, sebagai cerminan dari tekad untuk memajukan negara dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan semangat untuk membangun masa depan yang lebih baik, Lani Dwi Rejeki mengajak semua pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam menciptakan Pilkada 2024 yang damai dan penuh rasa aman. "Waktunya untuk mengisi kemerdekaan Indonesia dengan pembangunan di semua sektor, sambil tetap berprinsip pada Pancasila sebagai dasar hidup berbangsa. Mari kita wujudkan pilkada yang tentram, damai, dan bebas dari permusuhan," pungkasnya. ANTARA