JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Kepolisian Negara Republik Indonesia telah memulai proses audit kinerja di Polda Metro Jaya untuk tahun 2024. Kegiatan ini mencakup penilaian terhadap pelaksanaan dan pengendalian berbagai aspek di instansi tersebut. Tim audit yang dipimpin oleh Brigjen Polisi Budi Widjanarko, yang juga menjabat sebagai Irwil III Itwasum Polri, disambut oleh Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Polisi Djati Wiyoto Abadhy. Acara ini turut dihadiri oleh pejabat utama dan Kapolres dari jajaran Polda Metro Jaya. Menurut Djati Wiyoto Abadhy, audit ini berlangsung dari tanggal 19 hingga 28 Agustus 2024. Fokus utama dari audit adalah melakukan evaluasi terhadap kinerja satuan kerja (satker), pelaksanaan program kegiatan, realisasi anggaran, serta pertanggungjawaban keuangan dalam proses pengadaan barang dan jasa, termasuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk tahun 2024. Djati juga menegaskan bahwa audit ini tidak hanya mencakup evaluasi terhadap hasil audit kinerja tahap pertama tahun 2024, tetapi juga penanganan terhadap temuan-temuan yang telah diidentifikasi sebelumnya dan berulang. Dalam konteks ini, Wakapolda Metro Jaya menekankan pentingnya mempertahankan status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih oleh Polri dalam laporan keuangannya. Hal ini dicapai dengan melakukan pengawasan yang ketat terhadap pengelolaan anggaran yang bersumber dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Djati menyampaikan bahwa Polda Metro Jaya telah mengimplementasikan berbagai langkah pengawasan untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. Ini termasuk sosialisasi mengenai DIPA dan analisis serta evaluasi penyerapan anggaran yang dilakukan setiap bulan. Selain itu, terdapat juga pengawasan yang dilakukan oleh Biro Rena (Perencanaan) dan Bidkeu (Bidang Keuangan). Walaupun demikian, Wakapolda Metro Jaya mengakui adanya tantangan terkait keterbatasan sumber daya manusia dalam melaksanakan pengendalian internal secara menyeluruh. Oleh karena itu, apabila dalam proses audit ditemukan hal-hal yang tidak sesuai, dia berharap dapat segera dilakukan koordinasi dengan kepala satuan kerja yang bersangkutan untuk mencari solusi yang tepat. Wakapolda juga menginstruksikan kepada semua kepala satuan kerja untuk memberikan dukungan penuh kepada tim Audit Kinerja Itwasum Polri dalam melaksanakan tugasnya. Dia mengajak semua pihak untuk memberikan masukan secara terbuka mengenai permasalahan-permasalahan yang dihadapi di masing-masing satker. Dengan demikian, diharapkan proses audit ini dapat mengembangkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran serta meningkatkan kinerja institusi kepolisian di wilayah Polda Metro Jaya. ANTARA