PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng mengklaim stok pangan dan inflasi di wilayah Kalteng masih dalam kondisi aman.

“Inflasi kalteng sampai saat ini masih aman, begitu pula dengan stok pangan,” sebut Plh Kepala Biro Ekonomi Setda Prov Kalteng Fanny Kartika Octavianti usai mengikuti rakor bersama Kemendagri secara virtual, Senin, 19 Agustus 2024.

Sementara itu, Plt Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir mengatakan ada beberapa komoditas yang dari waktu ke waktu mengalami inflasi walau harganya normal, salah satunya komoditas cabai.

“Komoditas beras juga ada 118 kabupaten/kota yang naik dan harganya masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), sedangkan minyak goreng ada 100 kabupaten/kota yang harganya diatas HET,” ujarnya.

Sebagai informasi, khusus untuk Kalteng, data Badan Pusat Statistik (BPS) per awal Agustus 2024 mencatat inflasi year-on-year (y-on-y) Kalteng sebesar 1,28 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,94 pada Juli 2024.

 --page

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Palangka Raya sebesar 1,81 persen dengan IHK sebesar 105,73 dan terendah terjadi di Kabupaten Kapuas sebesar 0,49 persen dengan IHK sebesar 106,40. (HERMAWAN DP/Y)