JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Pusat**, Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah melaksanakan inisiatif edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang melalui metode dongeng di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Hati Suci yang berlokasi di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Arsip (Pusip) Jakarta Pusat, Irwan Septinadi, menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak tentang pentingnya mengonsumsi makanan bergizi demi mencegah masalah stunting. Dalam acara tersebut, dihadiri sebanyak 50 anak di bawah usia lima tahun (balita) yang berpartisipasi dengan antusias. Dalam acara mendongeng tersebut, Kak Palupi tampil mengenakan kostum wortel untuk memberikan nuansa yang lebih menarik dan mendekatkan emosi dengan anak-anak. Dengan penggunaan *storytelling*, Irwan berharap anak-anak akan termotivasi untuk mengonsumsi berbagai jenis sayur, buah, serta makanan yang seimbang demi mendapatkan nutrisi yang optimal. Selain mendongeng, Suku Dinas Pusip juga melaksanakan program pemberdayaan Duta Baca Jakarta Pusat di Kecamatan Kemayoran. Program ini mencakup pelatihan membaca nyaring (*read aloud*) yang ditujukan bagi orang tua siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pada hari yang sama, Irwan menyampaikan bahwa pihaknya juga menerima penghargaan sebagai bentuk pengakuan terhadap mitra kerja yang berkontribusi dalam melaksanakan tugas serta fungsi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta. Rizka Handayani, selaku Lurah Kampung Bali, menjelaskan bahwa kegiatan mendongeng ini merupakan bagian dari penyuluhan gizi yang ditujukan untuk ibu dan balita yang mengalami masalah pertumbuhan seperti status pendek dan berat badan kurang. Kegiatan ini juga mencakup pemeriksaan berat badan dan tinggi badan bagi anak-anak. Bagi balita yang ditemukan mengalami masalah pada pertumbuhan, mereka akan dirujuk ke RSUD untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh dokter spesialis anak. Selama kegiatan, para peserta juga menerima makanan bergizi, kudapan, serta susu yang bernutrisi, semuanya disesuaikan dengan arahan dari ahli gizi. Dengan pelaksanaan program penanganan ini, Rizka berharap agar anak-anak dapat mengalami pertumbuhan yang sehat dan optimal, selayaknya anak-anak yang mendapatkan gizi yang baik. ANTARA