JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menunjukkan keyakinan yang tinggi terhadap pencapaian target investasi nasional yang ditetapkan untuk tahun ini, yaitu sebesar Rp1.650 triliun. Rosan menegaskan percaya bahwa target yang dicanangkan oleh pendahulunya, Bahlil Lahadalia, dan tim yang mendukungnya dapat terwujud. "Saya yakin bahwa semua yang telah direncanakan dapat tercapai, terutama karena tim yang ada tetap solid dan berkomitmen untuk mempercepat pencapaian tersebut. Kami berupaya agar target investasi ini dapat diraih sepenuhnya pada akhir tahun," ungkap Rosan dalam sebuah pernyataan di Jakarta. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tim Kementerian Investasi yang mendukung Bahlil Lahadalia sebelumnya telah menunjukkan kinerja yang sangat baik. "Insya Allah, saya tetap optimis. Terlebih lagi, tim yang ada saat ini telah bekerja sangat baik dan terintegrasi," verifikasi Rosan. Untuk memaksimalkan waktu yang tersisa hingga Oktober 2024, Rosan berkomitmen untuk meneruskan dan mempercepat berbagai program yang telah dibangun oleh menteri sebelumnya. "Dalam dua bulan ke depan, kami akan fokus pada skala prioritas. Saya akan mengadakan rapat dengan seluruh pejabat eselon I dan II untuk mengevaluasi program-program yang sudah ada dan memastikan kelanjutan serta percepatan sesuai kebutuhan yang diidentifikasi," jelasnya. Rosan juga menambahkan bahwa jika diperlukan, akan ada penyempurnaan pada program-program tersebut untuk memperbaiki dan meningkatkan efektivitasnya. Menjelang 2024, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Kementerian Investasi/BKPM memiliki target yang jelas untuk mencapai realisasi investasi sebesar Rp1.650 triliun. Target ini sangat penting demi menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap di atas level lima persen. Hingga kuartal kedua 2024, total investasi yang masuk ke Indonesia telah mencapai angka Rp428,4 triliun, yang menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 22,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Pertumbuhan penyerapan tenaga kerja juga tidak kalah menggembirakan, dengan lebih dari 677.623 orang berhasil mendapatkan pekerjaan baru melalui berbagai proyek investasi yang berjalan. Selanjutnya, selama semester pertama tahun 2024, total investasi yang direalisasikan sudah mencapai Rp829,9 triliun, yang setara dengan 50,3 persen dari target tahunan. Capaian ini memberikan harapan yang optimis bahwa target tahunan Rp1.650 triliun dapat dicapai. ANTARA