SURABAYA –
**Borneonews - Situbondo**, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, bersama dengan berbagai partai politik, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) telah melaksanakan deklarasi untuk penyelenggaraan pemilihan kepala daerah yang damai pada tahun 2024. Acara deklarasi ini yang terlebih dahulu diinisiasi oleh Polres Situbondo berlangsung di halaman Markas Polres Situbondo. Dalam kesempatan tersebut, komitmen untuk menjaga keamanan dan melaksanakan pemilihan gubernur, wakil gubernur, bupati, dan wakil bupati yang damai ditegaskan oleh Ketua MUI Situbondo, Habib Muhammad Abu Bakar Al Muhdar. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya dukungan terhadap TNI/Polri dalam menciptakan situasi yang aman selama pelaksanaan Pilkada 2024 di daerah ini. Selain itu, Habib Muhammad juga mengajak semua pihak untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Ia mengingatkan masyarakat untuk menolak segala bentuk provokasi yang dapat membahayakan solidaritas antarwarga, serta setiap tindakan yang dapat mencemari pelaksanaan demokrasi. Untuk menjaga kelancaran Pilkada, mereka sepakat untuk bersama-sama menangkal penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian yang berpotensi mengganggu proses pemilihan. Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Situbondo, Ahmad Faridl Ma'ruf, juga memberikan apresiasi atas inisiatif dari Polres Situbondo. Ia menilai bahwa langkah tersebut merupakan upaya politik yang sangat berharga untuk menciptakan iklim yang kondusif demi kelancaran pelaksanaan Pilkada. Informasi yang diperoleh mencatat bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Situbondo telah menetapkan jumlah daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pilkada Serentak 2024 sebanyak 509.074 orang. Angka ini mengalami penurunan sebanyak 5.740 orang dibandingkan dengan daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilu 2024 yang mencapai 514.814 orang. Dari total pemilih yang terdaftar dalam DPS untuk pemilihan Bupati/Wakil Bupati Situbondo dan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Timur 2024, terurai menjadi 245.643 laki-laki dan 263.421 perempuan. Setelah penyusunan DPS, KPU akan melanjutkan proses perbaikan yang melibatkan masyarakat untuk memastikan keakuratan data pemilih. Di samping itu, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) juga mengalami peningkatan dari 995 TPS menjadi 1.025 TPS, yang tersebar di 136 desa/kelurahan dan 17 kecamatan. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan akses yang lebih baik bagi masyarakat dalam memberikan hak suaranya pada saat pemilihan nanti. ANTARA