MATARAM –
**Borneonews - Mataram**, Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) telah menyalurkan bantuan kepada 35 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang tergabung dalam jaringan rumah pangan kita (RPK) di Nusa Tenggara Barat. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai wujud dukungan Bulog terhadap penguatan finansial serta pemulihan ekonomi bagi mitra usaha yang relatif baru beroperasi. Direktur Transformasi dan Hubungan Kelembagaan Perum Bulog, Sonya Mamoriska, dalam keterangan resmi mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan salah satu inisiatif dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang diusung oleh perusahaan. Program ini berfokus pada pilar pembangunan ekonomi, terutama dalam rangka mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) ke-8, yang mencakup pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Sonya Mamoriska kepada perwakilan dari UMKM RPK, yang disaksikan oleh Asisten II Sekretariat Daerah NTB, Fathul Gani, di Mataram. Pada kesempatan tersebut, Sonya menyampaikan bahwa program Bulog Peduli UMKM dicanangkan untuk mendukung penguatan finansial dan pemulihan ekonomi melalui penyediaan modal bagi pendirian usaha RPK. Di antara langkah konkret dari Program Bulog Peduli UMKM untuk tahun 2024, Bulog menjalin kerja sama dengan Dinas Perdagangan NTB yang membina 34 UMKM. Keseluruhan UMKM ini terdistribusi di berbagai daerah, termasuk Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, serta Lombok Barat. Bantuan modal yang diberikan ditargetkan kepada 34 UMKM yang baru hendak mendirikan RPK, dengan masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp5 juta. Bantuan ini tidak hanya dalam bentuk modal uang, tetapi juga mencakup penyediaan komoditi atau produk pangan dari Bulog, rak pajang, spanduk RPK, serta berbagai sarana lain yang menunjang operasional usaha. Sonya menambahkan bahwa melalui program TJSL, Bulog berkomitmen untuk terus berinovasi dan merancang berbagai program guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia berharap semangat berwirausaha yang ditanamkan melalui jaringan RPK Bulog dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sehingga berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi secara tidak langsung. Sementara itu, Asisten II Sekretariat Daerah NTB, Fathul Gani, memberikan apresiasi terhadap program TJSL Bulog Peduli UMKM. Ia mengungkapkan harapannya agar program ini dapat berkelanjutan dan memperluas jangkauannya, agar dampak positifnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Fathul menegaskan pentingnya pengembangan dan perluasan program Bulog ini. “Saat ini, ada 35 UMKM yang menerima bantuan. Saya berharap di masa yang akan datang, jumlah ini dapat terus bertambah,” tutupnya. ANTARA