SURABAYA –
**Borneonews - Banyuwangi**, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meluncurkan kegiatan *roadshow* Motor Penyuluh Keluarga Berencana (KB) yang berlangsung di lima provinsi yang berada di Pulau Jawa. Provinsi yang terlibat dalam kegiatan ini mencakup Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Acara *roadshow* ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-17 Ikatan Penyuluhan Keluarga Berencana (IPeKB). Di Jawa Timur, kegiatan ini dimulai dari Kabupaten Banyuwangi, dipimpin oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati. Pemberangkatan penyuluh KB ditandai dengan upacara di halaman Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Banyuwangi. Kepala Dinas Sosial PPKB Banyuwangi, Henik Setyorini, mengungkapkan bahwa *roadshow* ini akan berlangsung secara estafet dan melibatkan 13 kabupaten di lima provinsi yang berbeda. Dalam setiap perpindahan kota, akan diadakan seremonial penyerahan bendera pataka, dan kegiatan ini akan berakhir di Waduk Sermo, Kulon Progo, Yogyakarta pada tanggal 23 Agustus. Henik menjelaskan bahwa tujuan dari *roadshow* ini adalah untuk memperkuat Program Bangga Kencana dan mempercepat penurunan angka stunting. Penggunaan kendaraan bermotor dalam kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai upaya edukasi sekaligus menunjukkan kehadiran BKKBN di tengah masyarakat. Di Banyuwangi, terdapat 30 petugas PPKB bermotor yang bertugas menjangkau sekitar 100 keluarga yang mengalami stunting dan memberikan pelayanan KB kepada ribuan anggota masyarakat. Selain itu, para petugas juga membagikan bantuan bahan pangan anti-stunting, termasuk sembako serta asupan protein lainnya. Melalui kegiatan ini, Henik berharap agar BKKBN dapat terus konsisten dalam menjalankan program-programnya dan memperluas jangkauan informasi mengenai Bangga Kencana, sehingga dapat menurunkan angka stunting di masyarakat. ANTARA