BORNEONEWS, Palangka Raya - Kondisi Kota Palangka Raya terpantau aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berdasarkan hasil deteksi dini Pemetaan Risiko Berbasis Analisa Dini (PERISAI). Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala BPBD Palangka Raya, Hendrikus Satriya Budi, pada tanggal 19 Agustus 2024.
Berdasarkan data PERISAI, sebagian besar kelurahan di Palangka Raya menunjukkan tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah pada level aman, yang ditandai dengan warna biru pada peta.
Kondisi ini memungkinkan tim patroli untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan Karhutla. Namun, terdapat beberapa kelurahan yang menunjukkan tingkat kemudahan terbakar pada level sedang (hijau), tinggi (kuning), dan sangat tinggi (merah).
"Untuk mengantisipasi potensi bahaya Tim Reaksi Cepat (TRC) dan posko-posko Satgas Karhutla melakukan patroli di daerah rawan Karhutla," katanya, Senin, 19 Agustus 2024.
Selain patroli, BPBD Palangka Raya juga menyarankan untuk melakukan pembasahan lahan di daerah yang memiliki tingkat kemudahan terbakar tinggi dan sangat tinggi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko kebakaran dan menjaga agar kondisi tetap aman.
--page
Budi juga menambahkan bahwa masyarakat dapat memantau kondisi PERISAI secara real-time melalui website resmi BPBD Palangka Raya di alamat bpbd.palangkaraya.go.id/perisai.
"Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui kondisi terkini dan mengambil langkah antisipasi yang diperlukan," pungkasnya. (PATHUR/y)









