BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, melakukan inspeksi dalam rangka mengevaluasi kesiapan jalur bebas hambatan yang menghubungkan Banjabaru dengan Tanah Bumbu (Tanbu). Jalur ini akan dimanfaatkan sebagai rute untuk Kirab Merah Putih ke-5, yang bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan yang ke-74 dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, pada tahun 2024. “Alhamdulillah, jalur yang akan digunakan oleh rombongan Kirab Merah Putih pada tanggal 24 Agustus 2024, saat ini hampir selesai pengerjaannya dan sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat,” tutur Gubernur Sahbirin saat melakukan pengecekan di Banjarmasin, pada hari Senin. Gubernur menambahkan bahwa dirinya ingin memastikan kesiapan jalan yang baru dibangun tersebut, mengingat jalur ini akan dilalui oleh ribuan pengendara sepeda motor dalam sebuah iring-iringan sepanjang kurang lebih 104 kilometer pada 18 Agustus 2024. Berdasarkan pengamatannya, proyek jalan bebas hambatan yang menelan biaya sekitar Rp800 miliar ini menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Meskipun begitu, jalan yang menghubungkan Kota Banjarbaru dengan Kabupaten Tanah Bumbu ini memiliki karakteristik yang unik dan tantangan tersendiri, karena terletak di area perbukitan yang merupakan lereng Pegunungan Meratus, juga dikenal sebagai Geopark Meratus Nasional. “Pengendara harus lebih berhati-hati saat melintasi jalur ini, mengingat keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Beberapa jembatan dan *box culvert* juga masih dalam tahap pembangunan,” ungkapnya. Dengan selesainya jalur ini, waktu perjalanan antara kedua daerah tersebut dapat dipersingkat menjadi hanya sekitar 2,5 hingga 3 jam, dibandingkan dengan jalur lama yang memakan waktu sekitar 5 hingga 6 jam. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan, H Ahmad Solhan, menginformasikan bahwa pembangunan jalan tersebut kini sudah mencapai tahap akhir dengan progres sebesar 93 persen. “Sebagian besar jalur jalan telah diaspal, dan hanya tersisa dua jembatan rangka baja yang diperkirakan akan rampung pada bulan Desember 2024. Selain itu, masih ada lima *box culvert* yang sedang dalam proses pengerjaan, dari total 37 unit yang direncanakan,” jelasnya. ANTARA