**Borneonews - Pamekasan**, Film pendek berjudul *Manusia Hebat* diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Peluncuran film ini adalah sebuah momen penting yang bertujuan mengingatkan masyarakat akan peran serta semua elemen, termasuk guru, sebagai pejuang kemerdekaan bangsa.
Produser film, Arie Wijayanto, menjelaskan bahwa pemilihan bulan kemerdekaan sebagai waktu peluncuran merupakan langkah untuk meningkatkan kesadaran tentang kontribusi para pahlawan, khususnya para pendidik. Dalam siaran pers yang diterima, ia menekankan betapa pentingnya peran guru dalam membangun generasi penerus bangsa.
Film yang diproduksi oleh Budaya Estetika Production ini memberikan fokus kepada kisah perjuangan dan pengabdian guru honorer di Desa Dempo Barat, Kecamatan Pasean, Pamekasan. Durasi film ini mencapai 33 menit dan 43 detik, disutradarai oleh Sawal Sihombing, serta dihadiri oleh tokoh masyarakat dan orang-orang yang terlibat langsung dalam produksi film tersebut.
Cerita dalam film ini berpusat pada sosok guru honorer bernama Bunali yang mengajar di Madrasah Aliyah Al-Falah, bertempat di Desa Dempo Barat. Arie mengungkapkan bahwa ada tiga nilai utama yang ingin disampaikan melalui film ini.
Pertama, komitmen yang ditunjukkan oleh Pak Bunali sebagai guru yang mengabdikan ilmunya sepenuh hati di desanya. Meskipun memiliki gelar S2, yang seharusnya membawanya menuju karir di perguruan tinggi, ia memilih untuk tetap mengajar di desa.
Kedua, Pak Bunali menunjukkan ketidakpeduliannya terhadap pengaruh lingkungan sekitar di mana banyak kerabat dan tetangganya yang merantau menjadi *Tenaga Kerja Indonesia* (TKI). Dia tetap setia pada komitmen mengajarnya, meskipun banyak pilihannya untuk sukses di luar negeri.
Ketiga, meski berprofesi sebagai guru, Bunali juga menjalankan aktivitas sebagai petani. Sikap ini diharapkan dapat membakar semangat warga desa lainnya untuk tidak hanya merantau, tetapi juga mengejar pendidikan dan memperkuat ekonomi lokal.
Film *Manusia Hebat* tidak hanya mengangkat nilai-nilai kepahlawanan di kalangan guru, tetapi juga berencana untuk berpartisipasi dalam ajang Festival Film Indonesia (FFI). Salah satu syarat untuk mengikuti festival tersebut adalah peluncuran film, dan Pamekasan dipilih sebagai lokasi pertama yang tepat untuk melibatkan masyarakat serta para pihak yang berkontribusi dalam film ini.
ANTARA
Peluncuran Film Manusia Hebat Memperingati Kemerdekaan RI di Pamekasan
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







