PALU –
**Borneonews - Poso**, Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, yang terletak di Sulawesi Tengah, berkomitmen untuk meningkatkan kualitas serta kompetensi penyuluh pertanian di seluruh wilayah Kabupaten Poso. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyelenggaraan Jambore Penyuluh Pertanian yang akan diadakan tahun 2024. Sekretaris Daerah Kabupaten Poso, Heningsih Tampai, dalam keterangannya di Poso pada hari Senin, menekankan pentingnya sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Ia menegaskan, “Kami sangat menyadari bahwa sektor pertanian adalah tulang punggung ekonomi daerah kita. Oleh karena itu, kegiatan jambore ini tentunya akan memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi penyuluh pertanian.” Lebih jauh, Heningsih menjelaskan bahwa dengan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang tengah berlangsung di Kalimantan Timur, Kabupaten Poso memiliki potensi yang besar untuk berperan sebagai daerah penyangga IKN. Dalam konteks ini, Poso memiliki peran strategis, terutama dalam sektor pertanian, yang mencakup penyediaan pangan serta ketahanan pangan untuk mendukung kebutuhan IKN. Kabupaten Poso sendiri dikenal memiliki berbagai komoditas unggulan, seperti kopi, kelapa, durian, cokelat, padi, dan sayuran. Dengan keanekaragaman hasil pertanian, Heningsih berharap para penyuluh yang berpartisipasi dalam Jambore dapat menyerap informasi dan inovasi terkini yang bisa diterapkan untuk mengembangkan produk unggulan daerah. Tak hanya itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kerjasama yang harmonis antara pemerintah, penyuluh, dan para petani di Kabupaten Poso. “Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat meningkatkan kesejahteraan para petani dan masyarakat sekitar,” imbuhnya. Lebih lanjut, dengan meningkatnya produksi pertanian di Kabupaten Poso, diharapkan akan tercipta peluang ekonomi yang lebih luas. Hal ini mencakup sektor investasi dalam pertanian serta pengembangan industri pengolahan pangan dan distribusi yang lebih efisien. Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, juga akan dilakukan pengukuhan Pengurus Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Poso untuk tahun 2024, yang diharapkan dapat mendukung program-program pertanian dan nelayan di daerah ini. ANTARA