JAYAPURA –
**Borneonews - Biak Numfor**, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Biak Numfor, Papua, telah merencanakan penggunaan dana otonomi khusus (otsus) sebesar Rp1,7 miliar pada tahun 2024 untuk mendukung program bantuan pangan jaminan hidup. Program ini ditujukan bagi 100 warga lanjut usia (lansia) yang merupakan orang asli Papua (OAP) yang tinggal di lima distrik yang ada di Kepulauan Numfor. Kepala Dinas Sosial Biak Numfor, Ferry Betay, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang dalam proses pendataan para penerima manfaat. Diungkapkan bahwa targetnya, program bantuan ini akan direalisasikan pada bulan September mendatang. "Bantuan jaminan hidup bagi seratus lansia Pulau Numfor sedang dalam tahap pendataan, dan kami berharap dapat segera terealisasi," ujarnya. Ferry juga menjelaskan bahwa karena dana jaminan hidup untuk lansia ini bersumber dari dana otonomi khusus, maka semua penerima manfaat diwajibkan merupakan OAP. Setiap distrik di kawasan tersebut akan mendapat alokasi bantuan untuk masing-masing 20 orang lansia. Distrik yang terlibat meliputi Distrik Numfor Barat, Numfor Timur, Orkeri, Poiru, dan Bruyadori. Dia menambahkan, begitu data penerima manfaat sudah siap, Dinas Sosial Biak akan segera menyalurkan bantuan bagi lansia yang ada di Pulau Numfor. Dalam konteks lebih luas, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Gunadi menjelaskan bahwa organisasi perangkat daerah, khususnya Dinas Sosial, akan bertanggung jawab mengelola dana otonomi khusus yang telah ditetapkan pada tahun 2024. Gunadi menekankan pentingnya pengelolaan dana tersebut dilakukan secara tepat oleh dinas terkait sesuai dengan program yang telah ditetapkan sebelumnya. "Kebutuhan, serta pelaksanaan program yang dibiayai oleh dana otonomi khusus adalah tanggung jawab dari organisasi perangkat daerah, dalam hal ini Dinas Sosial," jelasnya. Sebagai informasi tambahan, pada tahun 2024, Kabupaten Biak Numfor diperkirakan akan menerima pagu dana otsus sebesar Rp160,8 miliar. Dana ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan bagi kelompok lansia yang membutuhkan perhatian dan dukungan lebih. ANTARA