**Borneonews - Jakarta**, Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain di Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Anindyo Widito SSn MSn, mengungkapkan bahwa kemajuan teknologi saat ini telah menciptakan pemahaman baru tentang seni dan desain, yang tidak lagi dipandang sebagai sekadar karya, melainkan juga sebagai aspek integral dalam kehidupan manusia.
Lebih lanjut, Anindyo menyoroti bahwa perubahan yang terjadi dalam bidang seni, desain, pendidikan, serta sejarah dan sosial budaya, merupakan bentuk respons terhadap majunya teknologi. Hal ini membuka peluang baru yang bersifat positif bagi seluruh elemen masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan dalam seminar internasional IC-DAD (International Conference Dialogue on Art and Design) yang digelar di Jakarta pada hari Senin.
Seminar kali ini mengangkat tema "Arts and Designs in New Media" dan menghadirkan pembicara dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Singapura, Belanda, dan Malaysia. Diskusi ini berfokus pada bagaimana perkembangan teknologi berkontribusi pada evolusi seni dan desain, serta eksplorasi perubahan yang terjadi seiring dengan kemajuan teknologi. Beberapa aspek yang menjadi perhatian adalah keterlibatan material, keberlanjutan terkait humanisme, dan kehidupannya sendiri.
Anindyo juga menambahkan bahwa pemikiran ini akan menghasilkan refleksi yang mendalam terhadap dimensi teknologi, sosial, politik, budaya, etika, dan estetika dari sistem yang bersifat hibrid dan multi dimensi. Ia menekankan pentingnya pendekatan yang melibatkan warisan tradisional melalui kolaborasi, aplikasi, dan keahlian di bidang teknologi.
Lebih jauh, ia menyatakan bahwa seniman perlu memanfaatkan platform digital sebagai alat untuk mengeksplorasi dan menciptakan bentuk ekspresi baru. Dengan pendekatan seperti ini, diyakini dapat muncul inovasi yang segar dalam seni dan desain.
Sementara itu, Hilmar Farid PhD, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, menekankan bahwa masa depan seni dan desain di era digital dipengaruhi oleh berbagai aspek yang kompleks. Menurutnya, terdapat interaksi yang signifiikan antara teknologi, etika, serta lingkungan yang harus dipertimbangkan.
Penting bagi kita untuk mendekati perkembangan ini dengan sikap kritis, sekaligus melakukan eksplorasi melalui metode baru dalam memanfaatkan teknologi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kreativitas, bukan malah menguranginya, ujar Hilmar.
Dari Singapura, Prof. Keat Ong menyoroti pentingnya inovasi dalam menjaga warisan tradisi seni dan desain. Ia menegaskan perlunya penekanan pada tiga aspek penting: masyarakat, tempat atau wilayah, dan produk. Menurutnya, seni tradisional dapat memberikan wawasan tentang bagaimana cara mempresentasikannya dalam desain modern saat ini.
ANTARA
Perkembangan Teknologi Ciptakan Pemahaman Baru tentang Seni dan Desain
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Komentar (0)
Memuat komentar…







