JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi, mengumumkan bahwa Palestina, diwakili oleh Penasihat Presiden untuk Urusan Luar Negeri, Riyad Al-Maliki, menjadi tamu pertama yang menggunakan Gedung Pancasila pasca pemugaran. Acara tersebut berlangsung di Kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta. Pemugaran Gedung Pancasila berlangsung selama hampir satu tahun dan diresmikan pada hari Senin. Menurut Retno, pertemuan yang berlangsung saat itu memiliki makna yang sangat mendalam, mengingat komitmen Indonesia untuk mendukung kemerdekaan Palestina. “Untuk pertama kalinya, Gedung Pancasila yang kini memiliki wajah baru digunakan untuk pertemuan bilateral, dan negara pertama yang berkunjung adalah Palestina,” ungkap Retno di lokasi acara. Dalam pertemuan ini, Retno dan Al-Maliki mendiskusikan berbagai isu bersama serta memperkuat kerja sama bilateral. Diskusi juga berfokus pada langkah-langkah lanjutan terkait dukungan terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina, yang sebelumnya telah dibahas dalam pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Al-Maliki di hari yang sama. Menlu Retno menambahkan, “Presiden menyampaikan bahwa Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina.” Kehadiran Penasihat Presiden Palestina ke Indonesia bertepatan dengan perayaan kemerdekaan negara tersebut memiliki makna simbolis yang penting, menandakan dukungan Indonesia terhadap Palestina. Lebih jauh lagi, Retno menjelaskan bahwa Palestina adalah salah satu negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia. Sebelum pertemuan resmi berlangsung, Riyad Al-Maliki menyerahkan penghargaan “Medal of Merit of the Order of the State of Palestine” kepada Retno Marsudi sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah Palestina setelah pelaksanaan peresmian Gedung Pancasila. Riyad Al-Maliki juga telah melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi, di mana ia menyerahkan penghargaan tertinggi dari Palestina, yakni “Grand Collar of the Order of the State of Palestine.” Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dan Menlu Retno dalam memperjuangkan hak-hak Palestina di panggung internasional. ANTARA