BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, yang terletak di Provinsi Kalimantan Selatan, telah meluncurkan sosialisasi mengenai sistem pembayaran parkir kendaraan secara digital. Sistem ini memanfaatkan *Quick Response Code Indonesia Standard* (QRIS) yang disediakan oleh Bank Kalsel. Sosialisasi ini ditujukan kepada para pengelola parkir serta para juru parkir di kota tersebut. Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, menyampaikan bahwa juru parkir perlu untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital. Dalam keterangannya, ia berharap agar semua juru parkir dan pengelola dapat memahami dan menggunakan QRIS, mengingat bahwa kemajuan teknologi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Ibnu Sina menekankan bahwa alasan ketidakmampuan dalam menggunakan teknologi dalam konteks saat ini tidak dapat diterima. Ia berpendapat bahwa saat ini bukan waktu untuk menjadikan alasan sulitnya penggunaan teknologi atau keterbatasan perangkat sebagai penghalang. Hal ini menegaskan pressing issue akan pentingnya penguasaan teknologi di era digital saat ini. Tujuan dari penerapan sistem pembayaran parkir yang berbasis digital ini adalah untuk memudahkan proses transaksi, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir. Ibnu Sina optimis bahwa pelaksanaan uji coba ini akan berdampak positif, di mana PAD Kota Banjarmasin diharapkan dapat meningkat, dengan akuntabilitas dan transparansi yang lebih baik. Ia juga menyampaikan harapan agar maksimalisasi pendapatan dari sektor parkir dapat membantu pembangunan Kota Banjarmasin. Target PAD dari sektor perparkiran untuk tahun 2024 ditetapkan sebesar Rp5,5 miliar, sebuah angka yang menunjukkan ambisi dan harapan yang tinggi bagi pemerintah daerah. Hadir dalam acara sosialisasi ini adalah Kepala Dishub Kota Banjarmasin, Slamet Begjo, bersama dengan para pemangku kebijakan dan juru parkir, yang turut serta dalam proses pemahaman dan penerapan sistem baru ini. Hal ini diharapkan dapat menjadikan sistem parkir yang lebih efisien dan modern di Banjarmasin. ANTARA