**Borneonews - Moskow**, Kepala Badan Perlindungan Konsumen Rusia, Rospotrebnadzor, Anna Popova, menyampaikan bahwa cacar jenis *mpox* tidak menimbulkan ancaman yang signifikan bagi negara tersebut. Pernyataan ini disampaikan pada hari Senin, di mana Popova menegaskan bahwa Rusia memiliki peralatan dan infrastruktur yang memadai untuk mendeteksi dan menangani kasus ini secara efektif.
Lebih jauh, ia menjelaskan, Secara umum, bagi Rusia, kondisi ini tidak menjadi ancaman apa pun. Kami sudah mempersiapkan segala yang diperlukan untuk mendeteksi penyakit ini. Ekosistem kami, yang berkualitas tinggi dan telah terbukti efisien, siap beroperasi. Pernyataan tersebut mengindikasikan rasa percaya diri pemerintah Rusia dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat.
Popova juga mencatat bahwa terdapat tiga kasus *mpox* yang diketahui berasal dari luar negeri. Semua kasus tersebut telah ditangani dengan cepat, sehingga penyebaran lebih lanjut dapat dicegah. Tindakan responsif ini menunjukkan komitmen Rusia dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan *mpox* sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (KKMMD), Popova menegaskan bahwa Rusia sudah siap untuk menghadapi potensi ancaman kesehatan akibat penyakit ini. Meski penyakit virus langka ini kembali muncul sejak Mei 2022 di berbagai negara, Rusia tetap optimis dengan kemampuannya untuk menangani situasi ini secara efektif dan menjaga kesejahteraan rakyatnya.
Dengan komitmen yang kuat dan langkah-langkah yang tepat, Rusia menunjukkan keyakinannya dalam menghadapi tantangan kesehatan ini.
ANTARA
Rusia Yakin Hadapi Ancaman Mpox dengan Kesiapan yang Matang
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Aston Martin Gunakan Livery Spesial di GP Amerika Serikat
BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Gejolak Pasar Modal
Bank Mandiri Beri Nilai Tambah ke Pemegang Saham Lewat Dividen-Buyback
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Komentar (0)
Memuat komentar…







